Hibata.id, Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia mulai melakukan penjangkauan calon peserta didik untuk Program Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 (SRT71) Boalemo Tahun Ajaran 2026-2027.
Program pendidikan berasrama atau boarding school tersebut disiapkan untuk memberikan akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu tanpa membebankan biaya kepada peserta didik maupun orang tua.
Bupati Boalemo Rum Pagau meminta dukungan publikasi dari LPP RRI Gorontalo agar informasi mengenai program tersebut dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk warga yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses informasi.
Pemerintah Kabupaten Boalemo menilai program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat rentan sekaligus memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang setara.
“Program ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak, terutama bagi keluarga miskin dan rentan,” demikian keterangan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Boalemo.
Melalui program tersebut, pemerintah menanggung seluruh kebutuhan peserta didik selama menjalani pendidikan, mulai dari biaya sekolah, tempat tinggal di asrama, konsumsi harian, pakaian, hingga perlengkapan belajar.
Pendidikan Berasrama dengan Fasilitas Lengkap
Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 Boalemo menerapkan sistem pendidikan berasrama yang dirancang untuk mendukung proses belajar siswa secara menyeluruh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Program ini mengusung tiga nilai utama, yakni memuliakan masyarakat miskin, membuka peluang bagi kelompok yang memiliki keterbatasan akses pendidikan, serta menjangkau anak-anak yang selama ini belum memperoleh layanan pendidikan secara optimal.
Dengan mengusung motto “Cerdas Bersama, Tumbuh Setara”, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Prioritaskan Keluarga Desil 1 dan Desil 2
Program Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 diperuntukkan bagi anak usia sekolah pada tiga jenjang pendidikan.
Untuk jenjang sekolah dasar (SD), usia calon siswa berkisar 7 hingga 12 tahun. Sementara jenjang sekolah menengah pertama (SMP) diperuntukkan bagi usia 13 hingga 15 tahun, dan jenjang sekolah menengah atas (SMA) bagi usia 16 hingga 18 tahun.
Prioritas penerimaan diberikan kepada keluarga yang masuk kategori Desil 1 dan Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Selain itu, program ini juga membuka kesempatan bagi anak yang belum pernah mengenyam pendidikan maupun yang mengalami putus sekolah pada jenjang SD, SMP, dan SMA.
Siapkan Kuota 270 Siswa
Pada Tahun Ajaran 2026-2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 Boalemo menyediakan kuota sebanyak 270 peserta didik baru.
Kuota tersebut terdiri atas 90 siswa jenjang SD, 90 siswa jenjang SMP, dan 90 siswa jenjang SMA.
Ratusan peserta didik yang lolos seleksi akan memperoleh layanan pendidikan dan fasilitas pendukung secara gratis selama mengikuti program.
Lokasi dan Informasi Pendaftaran
Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 berlokasi di Desa Bongo III, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo.
Pemerintah menegaskan proses pendaftaran tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.
Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Boalemo, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Boalemo, maupun Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) setempat.
Pemerintah Kabupaten Boalemo mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan program tersebut sebagai kesempatan meningkatkan akses pendidikan dan memperkuat masa depan generasi muda di daerah itu.













