Kab. Gorontalo

Jelang PENAS XVII, Hotel di Gorontalo Nyaris Penuh, Okupansi Tembus 85 Persen

×

Jelang PENAS XVII, Hotel di Gorontalo Nyaris Penuh, Okupansi Tembus 85 Persen

Sebarkan artikel ini
FOX Hotel Gorontalo Dukung Musda II SMSI 2026, Perkuat Media Digital dan Kolaborasi Daerah/Hibata.id
FOX Hotel Gorontalo Dukung Musda II SMSI 2026, Perkuat Media Digital dan Kolaborasi Daerah/Hibata.id

Hibata.id – Lima hari menjelang pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke-XVII di Kabupaten Gorontalo, tingkat hunian hotel di Provinsi Gorontalo melonjak signifikan dan telah mencapai 85 persen. Kenaikan ini terjadi seiring mulai berdatangannya peserta dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Gorontalo, dari total 1.530 kamar yang tersedia di 50 hotel, sebanyak 1.305 kamar telah terisi untuk kebutuhan pelaksanaan PENAS XVII yang berlangsung pada 20–25 Juni 2026.

Baca Juga:  Pemkab Gorontalo: Waspada Nomor WhatsApp Catut Nama Bupati Sofyan Puhi

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Parekrafpora Provinsi Gorontalo, Romi Moge, mengatakan hotel berbintang menjadi pilihan utama peserta sehingga tingkat keterisiannya meningkat lebih cepat.

“Tiga hotel berbintang yaitu Grand Q, Yulia, dan Amaris keterisiannya sudah 100 persen dengan kapasitas 317 kamar. Dua lainnya yakni Aston dan Fox Hotel sudah mencapai 93 persen,” ujar Romi, Senin, 15 Juni 2026.

Menurutnya, tingginya okupansi hotel menunjukkan antusiasme peserta terhadap pelaksanaan PENAS XVII yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo. Selain menjadi agenda nasional sektor pertanian dan perikanan, kegiatan ini juga mulai memberikan dampak langsung terhadap sektor jasa dan pariwisata daerah.

Baca Juga:  Pemkab Gorontalo Targetkan Lonjakan Peringkat Kabupaten Layak Anak

Untuk mengantisipasi keterbatasan kamar hotel, pemerintah daerah bersama panitia menyiapkan skema penginapan alternatif melalui homestay masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo sebelumnya telah menyiapkan 1.037 rumah warga yang akan difungsikan sebagai homestay bagi peserta. Rumah-rumah tersebut tersebar di 11 kelurahan dan desa di Kecamatan Limboto dan Telaga Biru, yang berada dekat dengan pusat kegiatan PENAS.

Skema ini tidak hanya menjadi solusi akomodasi, tetapi juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Bank Indonesia Dorong UMKM Naik Kelas lewat Zona Khas Foodcourt Limboto

Panitia menyebut pemantauan tingkat keterisian hotel akan terus dilakukan dalam beberapa hari ke depan sebagai acuan bagi kontingen dalam menentukan akomodasi selama berada di Gorontalo.

Dengan tren pemesanan yang terus meningkat, PENAS XVII diperkirakan menjadi salah satu momentum dengan dampak ekonomi terbesar bagi sektor perhotelan, homestay, transportasi, dan usaha masyarakat di Gorontalo tahun ini.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel