Kab. Gorontalo

Ustaz Solmed Puji Gorontalo Saat Isi Tausiah PENAS XVII: Ayo ke Limboto

×

Ustaz Solmed Puji Gorontalo Saat Isi Tausiah PENAS XVII: Ayo ke Limboto

Sebarkan artikel ini
Ribuan Warga Hadiri Tausiah Ustaz Solmed, PENAS XVII Gorontalo Hadirkan Nuansa Berbeda/Hibata.id
Ribuan Warga Hadiri Tausiah Ustaz Solmed, PENAS XVII Gorontalo Hadirkan Nuansa Berbeda/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Di tengah semarak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang dipenuhi pameran, promosi produk unggulan, hingga hiburan rakyat, ribuan warga justru memadati Masjid Agung Baiturrahman Limboto untuk mengikuti tausiah yang dibawakan penceramah nasional, Ustaz Solmed.

Kehadiran Ustaz Solmed menjadi salah satu magnet dalam rangkaian PENAS XVII di Kabupaten Gorontalo. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menilai kegiatan keagamaan tersebut menjadi bukti bahwa ajang nasional tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu memperkuat nilai spiritual masyarakat.

Scroll untuk baca berita

Menurut Sofyan, pembangunan daerah tidak cukup hanya berbicara tentang peningkatan produksi pertanian, investasi, maupun transaksi ekonomi. Penguatan karakter dan nilai keagamaan juga harus berjalan beriringan agar manfaat pembangunan dirasakan secara utuh.

Baca Juga:  Wabup Tonny Junus Genjot Kesiapan Infrastruktur Penas XVII di Kabupaten Gorontalo

“Beliau datang lagi memberikan siraman qalbu kepada kita malam ini. Hampir dua jam menyampaikan tausiah dan sangat berarti dalam menambah wawasan serta pemahaman keagamaan masyarakat,” kata Sofyan Puhi.

Ia mengatakan PENAS XVII menjadi momentum yang berbeda karena menghadirkan perpaduan antara agenda pemerintahan, promosi ekonomi daerah, hiburan rakyat, hingga kegiatan keagamaan dalam satu rangkaian kegiatan nasional.

Baca Juga:  HUT ke-352 Kabupaten Gorontalo: Pemkab Resmikan Proyek Strategis

Bagi Sofyan, keseimbangan tersebut menjadi kekuatan utama PENAS XVII di Gorontalo.

“Di PENAS ada agenda pemerintahan, ada hiburan, dan ada pula ceramah agama. Ini yang membuat pelaksanaan PENAS menjadi lebih seimbang,” ujarnya.

Suasana Masjid Agung Baiturrahman malam itu tampak penuh oleh jamaah yang datang dari berbagai wilayah. Mereka mengikuti tausiah dengan antusias hingga kegiatan berakhir.

Dalam tausiahnya, Ustaz Solmed mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat dan atmosfer pelaksanaan PENAS XVII di Kabupaten Gorontalo.

“Luar biasa Kabupaten Gorontalo. Ayo ke Limboto,” ujar Ustaz Solmed yang disambut tepuk tangan jamaah.

Baca Juga:  Kabar Gembira! Pemkab Gorontalo Siapkan Rp27 Miliar untuk THR ASN

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap seluruh rangkaian PENAS XVII tidak hanya meninggalkan dampak ekonomi melalui peningkatan kunjungan dan aktivitas usaha masyarakat, tetapi juga memperkuat kebersamaan, nilai sosial, serta kehidupan keagamaan warga.

Melalui PENAS XVII, Kabupaten Gorontalo tidak hanya memperkenalkan potensi pertanian dan perikanan kepada Indonesia, tetapi juga menunjukkan bahwa pembangunan daerah dapat berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai spiritual masyarakat.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel