Hibata.id, Bolmut – Ada satu hal yang tidak masuk papan skor pada laga persahabatan antara tim PSI Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melawan Alkhairaat di Lapangan Farm Soccer, Desa Pimpi, Kecamatan Bintauna, Sabtu (4/7/2026) malam. Namanya: silaturahmi.
Pertandingan yang dihadiri Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara, Tatong Bara, bersama Sekretaris DPW PSI Sulut Syerly Adelyn Sompotan (SAS) berlangsung hangat.
Di lapangan memang ada duel mengolah bola, tetapi di luar lapangan yang diperebutkan justru kebersamaan.
Tatong Bara mengatakan pertandingan tersebut bukan sekadar mencari pemenang, melainkan menjadi ruang mempererat hubungan antarmasyarakat melalui olahraga.
“PSI dan Alkhairaat adalah sahabat. Pertandingan ini bukan soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan menjaga kebersamaan di Sulawesi Utara,” katanya.
Kalau bola sesekali melenceng dari sasaran, suasana persahabatan malam itu justru tepat mengenai target.
Tawa para pemain, tepuk tangan penonton, hingga semangat sportivitas menjadi pemandangan yang lebih sering terlihat dibanding protes kepada wasit.
Tatong Bara berharap pertandingan serupa dapat terus digelar karena olahraga menjadi media yang efektif mempertemukan berbagai elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang.
Menurut dia, hubungan PSI dan Alkhairaat selama ini terjalin baik dan dilandasi semangat saling menghormati. Sinergi tersebut diharapkan terus tumbuh untuk mendukung persatuan serta pembangunan di Sulawesi Utara.
Sepanjang pertandingan, kedua tim menyajikan permainan yang menghibur. Penonton menikmati jalannya laga, sementara para pemain menunjukkan bahwa dalam sepak bola persahabatan, lawan di lapangan tidak harus menjadi lawan di luar lapangan.
Malam itu, mungkin ada tim yang pulang dengan wajah lebih lelah. Namun, semua pulang membawa satu hasil yang sama: persaudaraan tetap keluar sebagai juara.












