Hibata.id, Sport – Stadion MetLife mendadak lebih sunyi dari grup WhatsApp setelah tanggal gajian.
Ribuan pendukung Brasil yang semula datang membawa harapan pulang dengan senyum, justru harus menyaksikan tim kesayangannya tersingkir usai dikalahkan Norwegia 1-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin (06/07/2026) dini hari WIB.
Pelaku utama “drama patah hati” itu tak lain adalah Erling Braut Haaland.
Striker jangkung Norwegia mencetak dua gol pada menit ke-79 dan ke-90, sementara Brasil hanya mampu membalas lewat penalti Neymar pada masa injury time.
Hasil tersebut memastikan Norwegia melaju ke perempat final, sedangkan Brasil harus lebih cepat mengemasi koper sebelum sempat memesan tiket semifinal.
Sejak menit awal, Norwegia tampil percaya diri dan sempat mencetak gol pada menit keempat. Sayangnya, gol itu dianulir karena offside.
Alarm pertama sudah berbunyi, meski Brasil masih memilih menekan tombol “snooze”.
Brasil sebenarnya memiliki kesempatan emas membuka keunggulan pada menit ke-12 setelah memperoleh hadiah penalti akibat pelanggaran terhadap Matheus Cunha.
Namun, Bruno Guimaraes gagal menaklukkan Orjan Nyland yang tampil seperti tembok berjalan di bawah mistar.
Sisa babak pertama berlangsung sengit. Vinicius Junior, Rayan hingga Haaland bergantian menciptakan peluang, tetapi papan skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Brasil meningkatkan tekanan. Endrick, Rayan, hingga Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti mencoba membongkar pertahanan Norwegia.
Namun, Nyland berkali-kali membuat penyelamatan yang membuat para pendukung Brasil hanya bisa menarik napas panjang.
Ketika laga terlihat akan berjalan alot, Haaland muncul pada menit ke-79.
Berawal dari umpan Andreas Schjelderup, sundulan striker Norwegia itu membuat Alisson hanya bisa menoleh ke arah bola yang bersarang di gawangnya.
Belum sempat Brasil benar-benar bangkit, Haaland kembali menghukum pertahanan Selecao pada menit ke-90 lewat penyelesaian dingin yang mengubah skor menjadi 2-0.
Neymar sempat memperkecil kedudukan melalui penalti pada menit ke-90+10. Namun gol tersebut datang ketika waktu hampir habis, sehingga hanya menjadi penutup pertandingan, bukan awal kebangkitan.
Peluit panjang berbunyi. Para pemain Norwegia berpesta, sementara sebagian pendukung Brasil tampak terpaku di tribun.
Ada yang memegang kepala, ada yang menatap kosong ke lapangan, dan mungkin ada pula yang langsung membuka aplikasi pemesanan tiket pulang.
Di media sosial, candaan pun mulai bermunculan. Ada yang menyebut Haaland “menutup toko lebih awal”, ada pula yang berseloroh bahwa Nyland sedang menjalankan mode “anti-kebobolan premium”.
Meski demikian, hasil pertandingan tetap menjadi bagian dari dinamika sepak bola yang selalu menghadirkan kejutan.
Norwegia kini melangkah ke babak perempat final dengan penuh percaya diri. Sementara Brasil harus kembali menyusun kekuatan dan menunda mimpi mengangkat trofi Piala Dunia edisi 2026.












