Olahraga

Messi Wajib Waspada, Mesir Punya Alasan Kuat Membuat Argentina Angkat Koper

×

Messi Wajib Waspada, Mesir Punya Alasan Kuat Membuat Argentina Angkat Koper

Sebarkan artikel ini
Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026/Hibata.id
Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Pendukung Argentina boleh bangga, tetapi sebaiknya jangan dulu memesan kue perempat final.

Tim Tango memang masih melaju di Piala Dunia 2026, namun lawan berikutnya bukan sekadar tim lewat. Mesir sudah menunggu di babak 16 besar, Selasa (7/7/2026) pukul 23.00 WIB, dengan satu misi sederhana: membuat jutaan pendukung Albiceleste menggigit kuku.

Di atas kertas Argentina lebih diunggulkan. Di lapangan? Sepak bola sering punya selera humor yang sulit ditebak.

Kalau Lionel Messi datang membawa rekor, Mohamed Salah datang membawa mimpi satu negara.

Argentina sempat bikin suporter olahraga jantung

Sebelum bertemu Mesir, Argentina lebih dulu “menguji kesehatan jantung” para pendukungnya saat menghadapi Tanjung Verde.

Sudah unggulan, sudah juara bertahan, tetapi justru dipaksa bermain hingga 120 menit. Adu penalti hampir terjadi kalau saja gol bunuh diri Diony Borges pada menit ke-111 tidak menyelamatkan Lionel Scaloni dan anak asuhnya.

Baca Juga:  GHM 2025 Sukses Digelar, 5.000 Pelari Ramaikan Perayaan HUT ke-25 Provinsi Gorontalo

Singkatnya, Argentina lolos. Namun tensi darah pendukungnya kemungkinan ikut naik.

Messi masih tajam, tapi kaki pemain mulai protes

Lionel Messi belum menunjukkan tanda-tanda kehabisan sihir. Empat pertandingan terakhir selalu dihiasi gol.

Masalahnya, bukan Messi yang membuat Argentina sedikit cemas.

Beberapa pemain seperti Nahuel Molina, Enzo Fernandez, hingga Facundo Medina mengalami gangguan kebugaran setelah duel panjang sebelumnya. Nico Gonzalez juga masih dipantau karena cedera pergelangan kaki.

Artinya, ruang fisioterapi Argentina belakangan ini bisa jadi lebih ramai daripada ruang konferensi pers.

Jangan remehkan Mesir

Kalau ada yang masih menganggap Mesir hanya numpang lewat, mungkin perlu melihat perjalanan mereka sejauh ini.

The Pharaohs baru saja mencatat sejarah dengan lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya. Mereka menyingkirkan Australia lewat adu penalti dan Mohamed Salah tampil sebagai sosok yang tetap tenang saat tekanan mencapai puncaknya.

Baca Juga:  Liverpool Tumbang di Anfield, Nottingham Forest Curi Kemenangan 1-0

Salah bahkan sempat menangis setelah pertandingan.

Tenang, bukan karena Argentina sudah menunggu.

Melainkan karena perjuangan panjang Mesir akhirnya membuahkan sejarah.

Statistik memang memihak Argentina…

Argentina datang membawa delapan kemenangan beruntun dan selalu mencetak minimal dua gol dalam setiap kemenangan tersebut.

Angka itu memang terdengar meyakinkan.

Namun statistik juga pernah bilang peluang hujan kecil, lalu tiba-tiba kita pulang basah kuyup.

Itulah sebabnya sepak bola tetap menarik.

…tapi Piala Dunia sering tidak membaca statistik

Mesir memang punya masalah di lini belakang karena selalu kebobolan dalam enam pertandingan terakhir.

Namun Argentina juga baru saja menunjukkan bahwa mereka bisa dibuat kerepotan oleh tim yang di atas kertas jauh di bawah mereka.

Baca Juga:  Efisiensi Anggaran Pemprov Gorontalo Korbankan Atlet POPNAS 2025

Kalau Albiceleste kembali lengah, Salah dan Omar Marmoush bisa saja mengubah malam yang tenang menjadi malam penuh drama bagi pendukung Argentina.

Duel dua legenda

Pertandingan ini juga diperkirakan menjadi salah satu pertemuan terakhir Lionel Messi dan Mohamed Salah di panggung Piala Dunia.

Dua pemain yang selama bertahun-tahun menjadi wajah sepak bola dunia kini kembali berdiri di sisi yang berbeda.

Yang satu ingin mempertahankan mahkota.

Yang satu ingin menulis sejarah.

Dan yang paling deg-degan? Boleh jadi bukan kedua pemain itu.

Melainkan jutaan pendukung Argentina yang berharap pertandingan kali ini selesai dalam 90 menit, tanpa tambahan drama yang membuat stok kopi dan obat maag cepat habis.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel