Olahraga

Ronaldo Pulang Lebih Cepat, Spanyol Tersenyum ke Perempat Final

×

Ronaldo Pulang Lebih Cepat, Spanyol Tersenyum ke Perempat Final

Sebarkan artikel ini
Cristiano Ronaldo tak kuasa menahan air mata setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar di Dallas. Momen ini diperkirakan menjadi penampilan terakhir sang megabintang di ajang Piala Dunia/Hibata.id
Cristiano Ronaldo tak kuasa menahan air mata setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar di Dallas. Momen ini diperkirakan menjadi penampilan terakhir sang megabintang di ajang Piala Dunia/Hibata.id

Hibata.id, Sport – Sepak bola memang kadang kejam. Ketika sebagian suporter Portugal mulai menghitung kemungkinan babak tambahan, papan skor justru berubah.

Menit ke-91 menjadi momen yang ingin segera dilupakan Portugal, tetapi akan lama dikenang Spanyol.

Gol Mikel Merino memupus mimpi Portugal di Piala Dunia 2026 sekaligus mengirim Spanyol ke babak perempat final melalui kemenangan tipis 1-0.

Di balik peluit panjang itu, terselip satu cerita besar: kemungkinan penampilan terakhir Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia.

Tidak ada selebrasi khas “Siuuu”. Tidak ada gol spektakuler. Yang tersisa hanyalah tatapan kosong seorang pemain yang selama lebih dari dua dekade menjadi simbol sepak bola Portugal.

Baca Juga:  Manchester United Gagal Rekrut Johan Bakayoko?

Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim bermain hati-hati. Portugal sempat mengancam lewat tendangan Joao Cancelo, sedangkan Spanyol membalas melalui peluang Mikel Oyarzabal yang belum menemui sasaran.

Babak pertama berlangsung seperti pertandingan catur. Dua tim saling membaca langkah lawan, saling menunggu kesalahan, dan sama-sama enggan memberi ruang.

Diogo Costa kemudian menjadi penyelamat Portugal. Kiper berusia 26 tahun itu membuat dua penyelamatan beruntun saat menggagalkan peluang Lamine Yamal dan Alex Baena.

Portugal sebenarnya bukan tanpa kesempatan. Sundulan Joao Felix sempat menciptakan kemelut di depan gawang Spanyol, sementara Cristiano Ronaldo mencoba menyambar bola liar. Sayangnya, penyelesaian akhirnya belum cukup menyulitkan Unai Simon.

Peluang terbaik Portugal justru datang dari kaki Nuno Mendes. Tendangan kerasnya menghantam mistar gawang dan membuat ribuan pendukung Portugal spontan berdiri sebelum akhirnya kembali terduduk kecewa.

Baca Juga:  Ronaldo Dikabarkan Tinggalkan Al Nassr, Mohamed Salah Masuk Bursa Pengganti

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan menurun. Kedua tim tampak lebih berhati-hati sehingga peluang bersih semakin jarang tercipta.

Ketika laga terlihat akan memasuki babak tambahan, Spanyol justru menemukan celah.

Ferran Torres mengirim umpan matang kepada Mikel Merino. Tanpa banyak sentuhan, gelandang itu melepaskan tendangan mendatar yang melewati Diogo Costa pada menit ke-91.

Seketika stadion bergemuruh. Bangku cadangan Spanyol berhamburan ke tepi lapangan, sementara pemain Portugal terdiam.

Portugal masih memiliki satu kesempatan terakhir. Bernardo Silva menyambut umpan silang dengan sundulan terarah. Namun bola hanya mendarat di atas jaring gawang.

Baca Juga:  Alasan PSSI Pecat Shin Tae-Yong, Era Baru Timnas Indonesia?

Peluit panjang akhirnya berbunyi.

Bagi Spanyol, ini adalah tiket menuju perempat final.

Bagi Portugal, ini adalah akhir perjalanan.

Dan bagi Cristiano Ronaldo, ini mungkin bukan sekadar kekalahan.

Ini adalah bab terakhir dari perjalanan seorang anak Madeira yang pernah mengubah nomor tujuh menjadi simbol mimpi jutaan orang.

Piala Dunia 2026 mungkin tidak memberikan akhir yang diinginkan Ronaldo. Namun sepak bola tidak selalu menghadiahkan perpisahan sempurna kepada para legenda.

Kadang, ia hanya meninggalkan tepuk tangan panjang… dan kenangan yang tidak pernah habis diceritakan.

 

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel