Kotamobagu

Pemkot Kotamobagu Minta Ayah Antar Anaknya di Hari Pertama Sekolah

×

Pemkot Kotamobagu Minta Ayah Antar Anaknya di Hari Pertama Sekolah

Sebarkan artikel ini
lustrasi seorang ayah sedang menantarkan anaknya di hari pertama sekolah. (Foto: AI Gemini)
lustrasi seorang ayah sedang menantarkan anaknya di hari pertama sekolah. (Foto: AI Gemini)

Hibata.id – Pemerintah Kota Kotamobagu mendorong keterlibatan para ayah dalam proses tumbuh kembang anak melalui program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Langkah ini diperkuat dengan diterbitkannya Edaran Wali Kota Kotamobagu Nomor 96/W-KK/IV/2026 tentang Penguatan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di wilayah Kota Kotamobagu.

Salah satu poin utama dalam edaran tersebut adalah mendorong pembentukan komunitas ayah di setiap perangkat daerah serta mengimplementasikan program sekolah bersama ayah, termasuk mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru.

Baca Juga:  Anak-Anak Kotamobagu Unjuk Bakat Bahasa Inggris di Hardiknas, Wali Kota: Ini Tanda Pendidikan Makin Maju

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Kotamobagu, Pra Sugiarto Yunus, mengatakan program tersebut lebih dikenal dengan nama GAMAS atau Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah pada hari pertama masuk sekolah.

“Bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu diberikan dispensasi berupa pemberlakuan absen dengan Flexible Working Arrangement (FWA). Sementara untuk absensi apel pagi dilakukan melalui senarai apel pagi pada aplikasi SIKKAP,” ujar Sugiarto, Minggu, 12 Juli 2026.

Menurut dia, kehadiran ayah pada momen pertama anak memasuki sekolah memiliki arti penting. Kehadiran tersebut tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri anak serta menciptakan kenangan positif yang akan terus diingat.

Baca Juga:  Tiba di Kotamobagu, Pemkot Kotamobagu Sambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Sugiarto menambahkan, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan berkontribusi positif terhadap perkembangan karakter, prestasi belajar, dan kesehatan mental anak.

“Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak Masuk Sekolah, kami mengajak seluruh ayah untuk meluangkan waktu mendampingi putra-putrinya memasuki lingkungan belajar. Langkah sederhana ini merupakan investasi besar dalam membangun generasi yang tangguh, berkarakter, dan berprestasi,” katanya.

Baca Juga:  Wali Kota Weny Gaib Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila dan Harkitnas ke-118, Tekankan Penguatan Nilai Kebangsaan

Ia berharap GAMAS dapat menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat peran keluarga dan menghadirkan pengasuhan yang berkualitas.

“Mari jadikan momen mengantar anak di hari pertama masuk sekolah sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, pengasuhan yang berkualitas, dan masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkas Sugiarto.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel