Hibata.id – Kota Gorontalo kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Berdasarkan analisis data Badan Pusat Statistik (BPS) dan laporan indikator ketertiban sosial nasional, Kota Gorontalo menempati peringkat ketujuh dalam daftar 10 Kota Paling Aman dan Nyaman di Indonesia.
Pencapaian tersebut menempatkan Kota Gorontalo sebagai satu-satunya daerah di Pulau Sulawesi yang berhasil menembus jajaran 10 besar kota paling aman dan nyaman secara nasional.
Sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Teluk Tomini, Kota Gorontalo dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan di tengah tingginya mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi. Kondisi sosial masyarakat tetap terpelihara dalam suasana yang aman dan kondusif.
Salah satu indikator yang menopang capaian itu ialah konsistensi Kota Gorontalo dalam meraih nilai tinggi pada Indeks Kota Toleran. Penilaian tersebut mencakup stabilitas keamanan, pengelolaan konflik sosial, serta kemampuan menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
Rendahnya angka kriminalitas jalanan dan minimnya konflik sosial turut memperkuat citra Kota Gorontalo sebagai daerah yang layak menjadi tujuan investasi, pusat pendidikan, sekaligus kawasan hunian yang nyaman bagi masyarakat maupun pendatang.
Keberhasilan tersebut juga dikaitkan dengan berbagai program Pemerintah Kota Gorontalo di bawah kepemimpinan Wali Kota Adhan Dambea. Salah satu fokus pemerintah daerah adalah memperkuat toleransi antarumat beragama.
Adhan Dambea berulang kali menegaskan bahwa dirinya merupakan wali kota bagi seluruh masyarakat Kota Gorontalo tanpa membedakan latar belakang agama. Komitmen itu diwujudkan melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan, termasuk yang diselenggarakan oleh kelompok agama minoritas.
Di sektor keamanan, Pemerintah Kota Gorontalo bersama aparat penegak hukum juga memperketat pemberantasan peredaran minuman keras (miras). Penindakan dilakukan tidak hanya terhadap penjual berskala kecil, tetapi juga toko-toko besar yang terbukti menjual minuman beralkohol.
Dalam pemeringkatan tersebut, posisi pertama ditempati Kota Denpasar dengan tingkat rasa aman masyarakat mencapai lebih dari 81 persen. Selanjutnya disusul Kota Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Magelang, dan Salatiga.
Kota Gorontalo berada di peringkat ketujuh, mengungguli sejumlah kota lain seperti Batam, Tanjung Pinang, dan Singkawang. Capaian ini memperkuat citra Kota Gorontalo sebagai daerah yang aman, nyaman, toleran, sekaligus kondusif bagi masyarakat dan dunia usaha.












