Hibata.id, Sukabumi – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak generasi muda meningkatkan kualitas diri untuk menghadapi bonus demografi dan berbagai tantangan di masa depan.
Pesan itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.499 peserta dari kalangan anggota Pramuka, pelajar, mahasiswa, pemuda PUI, guru, pengurus hingga tokoh PUI.
Dalam sambutannya, Listyo Sigit menilai Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, terampil dan peduli terhadap lingkungan sosial.
Menurut dia, nilai kepemimpinan, gotong royong dan kemandirian yang ditanamkan melalui kegiatan Pramuka menjadi bekal penting bagi generasi muda.
Apalagi, Indonesia akan menghadapi bonus demografi dengan jumlah penduduk usia produktif yang besar. Kondisi itu dinilai dapat menjadi kekuatan apabila diikuti peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, Kapolri mendorong generasi muda terus meningkatkan pendidikan, keterampilan, karakter dan daya saing.
Ia juga mengingatkan pelajar agar bijak menggunakan teknologi dan media sosial. Teknologi, kata dia, seharusnya dimanfaatkan untuk belajar, mengembangkan kreativitas dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
Di sisi lain, generasi muda diminta menghindari judi daring, penyalahgunaan narkoba, tawuran serta berbagai aktivitas negatif yang dapat mengganggu masa depan mereka.
Kapolri juga mendorong anggota Pramuka lebih aktif hadir di tengah masyarakat, mulai dari kegiatan sosial, membantu penanggulangan bencana, menjaga kebersihan hingga melestarikan lingkungan.
“Semangat Pramuka harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Jadilah generasi yang tidak hanya memiliki cita-cita besar, tetapi juga peduli terhadap sesama, siap membantu masyarakat, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya,” kata Listyo Sigit.
Dalam kesempatan itu, Kapolri mengajak keluarga besar PUI terus menjaga persatuan dengan memperkuat nilai Islam wasathiyah serta komitmen terhadap Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia juga menyampaikan dukungan terhadap usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh pendiri PUI sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan kontribusinya bagi bangsa.
Kapolri menegaskan Polri siap mendukung generasi muda dalam mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.
“Adik-adik yang hari ini berdiri sebagai anggota Pramuka adalah generasi penerus dan calon pemimpin Indonesia di masa depan. Teruslah belajar, berlatih, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Selabintana itu diisi dengan sejumlah kegiatan, mulai dari pengucapan Intisab PUI, sambutan pimpinan PUI dan Kapolri hingga doa bersama.










