Boalemo

Lahmuddin Hambali Tutup Drag Race Boalemo, Grasstrack Jadi Agenda Berikutnya

×

Lahmuddin Hambali Tutup Drag Race Boalemo, Grasstrack Jadi Agenda Berikutnya

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali resmi menutup event drag race 2026 di Desa Hungayonaa/Hibata.id
Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali resmi menutup event drag race 2026 di Desa Hungayonaa/Hibata.id

Hibata.id, Boalemo – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, resmi menutup pelaksanaan event drag race yang berlangsung selama tiga hari di Desa Hungayonaa, Kabupaten Boalemo, Minggu (18/05/2026).

Ajang olahraga otomotif yang digelar melalui kolaborasi panitia lokal bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) itu menarik perhatian peserta dan pecinta balap dari berbagai daerah.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Kabupaten Boalemo dalam mendukung pengembangan olahraga otomotif di daerah.

Dalam sambutannya, Lahmuddin Hambali menyampaikan apresiasi kepada Ketua IMI Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Safari Ramadhan, Bupati Boalemo Bertemu Warga Dimito

Menurut dia, kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Boalemo sebagai lokasi pelaksanaan event menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus menghadirkan kegiatan positif, khususnya bagi generasi muda yang menaruh minat pada dunia otomotif.

“Terima kasih kepada Ketua IMI Provinsi Gorontalo yang telah mempercayakan Kabupaten Boalemo sebagai lokasi penyelenggaraan event ini. Insya Allah, Boalemo akan kembali menjadi tuan rumah untuk kegiatan berikutnya,” kata Lahmuddin.

Baca Juga:  Pasar Murah Rachmat Gobel Diserbu Warga Boalemo, Begini kata Bupati Rum Pagau

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Boalemo mulai menyiapkan agenda olahraga otomotif selanjutnya, yakni event grasstrack yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026 di kawasan Pantai Bolihutuo.

Lahmuddin menjelaskan persiapan kegiatan tersebut akan dilakukan melalui koordinasi bersama pihak terkait, termasuk pembahasan teknis pelaksanaan dan dukungan anggaran.

Menurut dia, sebelum menetapkan Desa Hungayonaa sebagai lokasi drag race, panitia bersama tim IMI sempat meninjau sejumlah titik alternatif.

Namun, setelah melalui evaluasi lapangan, Desa Hungayonaa dinilai paling memenuhi kebutuhan teknis penyelenggaraan balap.

Baca Juga:  Bupati Rum Pagau Tegaskan Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025

“Berdasarkan hasil peninjauan, Desa Hungayonaa menjadi lokasi yang paling sesuai. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari berjalan lancar,” ujarnya.

Ia berharap event otomotif di Kabupaten Boalemo dapat terus berkembang sebagai wadah pembinaan atlet balap lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor olahraga dan pariwisata.

Dengan penutupan tersebut, rangkaian event drag race Boalemo 2026 resmi berakhir.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel