Bolmut

TPP ASN Bolmut Dua Bulan Belum Cair, Ada Apa dengan Keuangan Daerah?

×

TPP ASN Bolmut Dua Bulan Belum Cair, Ada Apa dengan Keuangan Daerah?

Sebarkan artikel ini
TPP ASN Bolmut Dua Bulan Belum Cair/Hibata.id
TPP ASN Bolmut Dua Bulan Belum Cair/Hibata.id

Hibata.id, Bolmut – Kabar soal belum cairnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) ramai dibicarakan warga.

Memasuki Mei 2026, TPP untuk bulan Maret dan April disebut-sebut masih belum juga masuk rekening.

Scroll untuk baca berita

Situasi ini bikin banyak orang mulai bertanya-tanya. Bukan cuma ASN yang cek mobile banking berkali-kali, tapi keluarga di rumah juga mulai ikut waspada melihat saldo yang makin tipis.

“Biasanya bunyi notifikasi bank bikin semangat. Sekarang yang bunyi malah grup WhatsApp tagihan,” celetuk seorang warga sambil tertawa, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga:  Bolmut Dapat 500 Rumah Subsidi, Ekonom Beberkan Efek bagi Perekonomian

Menurut warga, keterlambatan pembayaran TPP tentu berpengaruh terhadap kondisi ekonomi para pegawai.

Sebab, tambahan penghasilan itu sudah menjadi bagian penting untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“ASN itu tiap hari dituntut disiplin, masuk kantor tepat waktu, kerja melayani masyarakat. Masa hak mereka malah ikut pending terus. Jangan sampai dompet ASN lebih kurus dari berkas laporan,” katanya.

Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan penjelasan resmi agar tidak muncul berbagai dugaan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  KKP Setujui Anggaran Rp500 Miliar, Bolmut Menuju Sentra Udang Vaname Modern

Apalagi, semakin lama informasi tidak disampaikan, semakin banyak pula “ahli teori” dadakan bermunculan di warung kopi.

“Kalau ada penjelasan resmi kan enak. ASN juga tenang, masyarakat tidak sibuk bikin cerita sendiri,” tambahnya.

TPP sendiri merupakan tambahan penghasilan yang diberikan kepada ASN berdasarkan kinerja, disiplin kerja, dan kemampuan keuangan daerah.

Karena itu, banyak pihak berharap pembayaran segera direalisasikan agar aktivitas pelayanan pemerintahan tetap berjalan maksimal.

Baca Juga:  Ambulans Puskesmas Buko Mogok Usai Antar Pasien, Kurang Perawatan?

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Bolmut, Nul Hakim, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp.

Pesan yang dikirim sejak pukul 12.13 WITA hingga 13.36 WITA terlihat sudah centang dua, namun belum mendapat balasan.

Bagi sebagian ASN, saat ini mungkin suara paling menegangkan bukan lagi alarm pagi, melainkan notifikasi bank yang tak kunjung berbunyi.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel