Hibata.id, Gorontalo – Kalau ada yang mengira bintang utama pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 adalah panggung atau dekorasi acara, ternyata bukan.
Perhatian justru tertuju pada dasawisma, kelompok kecil yang disebut Bupati Bone Bolango Ismet Mile sebagai “mesin penggerak” keberhasilan Gerakan PKK hingga ke tingkat keluarga.
Pesan itu disampaikan Ismet Mile saat menghadiri puncak HKG PKK ke-54 tingkat Kabupaten Bone Bolango di Aula BPMP Provinsi Gorontalo, Senin (06/07/2026).
Alih-alih hanya merayakan hari jadi PKK, Ismet mengajak seluruh kader menjadikan momentum tersebut sebagai awal memperkuat kerja nyata di lapangan.
“Program PKK sangat masif. Saat ini saya fokus membentuk dan memperkuat dasawisma karena menjadi ujung tombak PKK di tingkat desa,” ujar Ismet.
Menurutnya, keberhasilan berbagai program pemerintah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kabupaten.
Justru kelompok dasawisma menjadi garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan kondisi keluarga di lingkungan masing-masing.
Karena itu, ia mengajak seluruh organisasi perempuan di Bone Bolango memperkuat kolaborasi agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK semakin efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Bone Bolango Ruwaida Ismet Mile mengatakan HKG PKK merupakan momentum memperkuat komitmen seluruh kader, mulai dari tingkat kabupaten hingga kelompok dasawisma.
Mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, Ruwaida menegaskan PKK harus terus hadir melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Ia juga memberikan apresiasi kepada ribuan kader PKK yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam mendukung program kesehatan keluarga, pendidikan, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, hingga pelestarian lingkungan.
“Melalui penguatan 10 Program Pokok PKK dan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, kita optimistis dapat mewujudkan keluarga yang berkualitas, Bone Bolango yang maju, serta mendukung Indonesia Emas 2045,” kata Ruwaida.












