Bone Bolango

Sekda Bone Bolango Minta OPD Percepat Pemenuhan Evidence MCSP 2026

×

Sekda Bone Bolango Minta OPD Percepat Pemenuhan Evidence MCSP 2026

Sebarkan artikel ini
Sekda Iwan Mustapa saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemenuhan Evidence MCSP dan SPI 2026 di Naffil Cafe dan Resto, Senin (7/9/2026). (F.Indra/Diskominfo)
Sekda Iwan Mustapa saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemenuhan Evidence MCSP dan SPI 2026 di Naffil Cafe dan Resto, Senin (7/9/2026). (F.Indra/Diskominfo)

Hibata.id, Bone Bolango – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango Iwan Mustapa meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperbaiki tata kelola dan mempercepat pemenuhan evidence Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) 2026.

Iwan mengatakan langkah tersebut perlu dilakukan untuk memperbaiki capaian MCSP Bone Bolango yang mengalami tren penurunan dalam tiga tahun terakhir.

“Kalau nilai mulai menurun dalam tiga tahun terakhir, ini harus menjadi warning buat kita semua. Ini biasanya kalau turun nilai begitu, jadi warning KPK,” kata Iwan saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemenuhan Evidence MCSP dan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2026 di Naffil Cafe dan Resto, Senin (7/9/2026).

Baca Juga:  Ketua TP PKK Bone Bolango Ajak Warga Toto Selatan Aktif Ikuti Posyandu

Ia meminta setiap OPD tidak sekadar mengejar kelengkapan dokumen dalam memenuhi evidence MCSP. Menurutnya, setiap bukti yang disampaikan harus menggambarkan pekerjaan yang benar-benar telah dilaksanakan serta didokumentasikan secara tertib.

“Sebenarnya kita ini banyak berbuat, tapi salah satu kelemahan kita tidak mendokumentasikan apa yang sudah kita laksanakan,” ujarnya.

Iwan menegaskan OPD sebagai pemilik proses bertanggung jawab terhadap pemenuhan evidence pada masing-masing area. Ruang lingkupnya antara lain perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pengelolaan pendapatan, hingga sumber daya manusia.

Baca Juga:  KTNA Bone Bolango Tegaskan Dukungan Program Pertanian Pemerintahan IRIS

Sementara itu, Inspektorat memiliki peran dalam mengonsolidasikan dan mengoordinasikan proses pemenuhan evidence tersebut.

Iwan juga mendorong monitoring dilakukan secara rutin setiap bulan agar pekerjaan tidak menumpuk menjelang evaluasi. Setiap OPD diminta menyiapkan personel atau tim kecil yang bertugas memastikan evidence tersedia dan diunggah secara berkala.

“Tidak mesti harus nanti diingatkan, tapi ini sudah menjadi tugas rutin yang harus kita lakukan terus-menerus,” katanya.

Menurut Iwan, capaian MCSP Bone Bolango yang sebelumnya berada pada kisaran 70-an kini turun ke kisaran 50-an. Ia meminta seluruh OPD menghentikan tren penurunan tersebut dan mendorong capaian 2026 kembali berada di atas rata-rata nasional.

Baca Juga:  Ismet Mile Minta Bunda PAUD Bone Bolango Tak Sekadar Seremonial

“Jangan sampai mau turun jadi 40-an lagi,” katanya.

Ia menambahkan pembenahan MCSP dan tindak lanjut SPI tidak hanya berorientasi pada angka penilaian, tetapi menjadi bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan serta memperkuat pencegahan korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Tugas dan tanggung jawab kita semua untuk terus memperbaiki tata kelola penyelenggaraan pemerintahan,” kata Iwan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel