Kab. Gorontalo

Pemkab Gorontalo Percepat Program UPLAND, Kejar Hibah Rp1,7 Miliar

×

Pemkab Gorontalo Percepat Program UPLAND, Kejar Hibah Rp1,7 Miliar

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Gorontalo mempercepat program UPLAND demi mengamankan hibah internasional Rp1,7 miliar untuk sektor pertanian. Target penyelesaian dipacu hingga September 2026/Hibata.id
Pemerintah Kabupaten Gorontalo mempercepat program UPLAND demi mengamankan hibah internasional Rp1,7 miliar untuk sektor pertanian. Target penyelesaian dipacu hingga September 2026/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mempercepat pelaksanaan Program Upland untuk memastikan peluang hibah internasional senilai sekitar Rp1,7 miliar di sektor pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal sebelum program berakhir pada 2026.

Langkah percepatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, Sabtu (24/05/2026).

Dalam rapat itu, Sugondo meminta seluruh organisasi perangkat daerah dan pihak terkait segera menuntaskan tahapan pelaksanaan agar target program dapat dicapai sesuai jadwal.

Program Upland merupakan inisiatif strategis Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang fokus pada pengembangan sistem pertanian terpadu di kawasan dataran tinggi.

Baca Juga:  Bupati Gorontalo: Aisyiyah Jadi Mitra Strategis Penguatan SDM dan Ketahanan Sosial

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat pendapatan petani, serta mendukung ketahanan pangan melalui pendekatan pertanian modern dan berkelanjutan.

Kabupaten Gorontalo menjadi salah satu dari 14 daerah di Indonesia yang dipercaya menjalankan program tersebut.

Melalui program itu, Kabupaten Gorontalo berpeluang memperoleh pendanaan hibah internasional yang bersumber dari Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD).

Sugondo mengatakan percepatan menjadi langkah penting setelah adanya evaluasi Kementerian Pertanian terkait perkembangan pelaksanaan program di daerah.

Baca Juga:  Tingkatkan Akuntabilitas Publik, Pemkab Gorontalo Tindaklanjuti Rekomendasi BPKP

“Dari hasil pertemuan ini, kita akan segera membagi tugas dan mempercepat seluruh proses pelaksanaan,” kata Sugondo.

Ia menegaskan waktu pelaksanaan program semakin terbatas karena target kegiatan daerah harus selesai paling lambat September 2026.

“Target kerja tahun 2026 harus bisa kita capai sebelum September sehingga hasil akhirnya dapat memberikan manfaat maksimal bagi daerah,” ujarnya.

Program Upland sendiri telah berjalan sejak 2021. Karena itu, menurut Sugondo, peluang hibah bernilai miliaran rupiah tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal agar memberi dampak nyata bagi sektor pertanian daerah.

Baca Juga:  Sugondo Makmur Ajak Warga Batudaa Maknai Ramadhan sebagai Kepedulian Sosial

“Program ini sudah berjalan sejak 2021. Sangat disayangkan jika peluang hibah sebesar ini tidak dapat dimanfaatkan hingga akhir program,” katanya.

Pemkab Gorontalo kini berpacu dengan waktu untuk menuntaskan seluruh target program. Selain menjaga peluang pendanaan internasional tetap terbuka, percepatan tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan manfaat langsung bagi petani melalui peningkatan produktivitas dan penguatan sistem pertanian daerah.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel