Kota Gorontalo

Street Food Terus Berkembang, Pemkot Gorontalo Siapkan Titik Keempat di Jalan Kasuari

×

Street Food Terus Berkembang, Pemkot Gorontalo Siapkan Titik Keempat di Jalan Kasuari

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat menghadiri silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo bersama masyarakat di Kelurahan Ipilo, Sabtu (27/6/2026) malam. (Foto: Humas)
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat menghadiri silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo bersama masyarakat di Kelurahan Ipilo, Sabtu (27/6/2026) malam. (Foto: Humas)

Hibata.id – Dalam waktu kurang dari dua bulan, program Street UMKM di Kota Gorontalo berkembang pesat. Bermula dari satu lokasi, kini kegiatan tersebut telah menjangkau tiga kawasan dan segera diperluas dengan pembukaan titik keempat di sepanjang Jalan Kasuari.

Perluasan itu menyusul tren peningkatan transaksi yang terus terjadi sejak program diluncurkan pada Mei 2026. Pemerintah Kota Gorontalo menilai Street UMKM berhasil menciptakan ruang usaha sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Scroll untuk baca berita

Street UMKM edisi pertama yang digelar di Jalan Nani Wartabone, mulai dari Rumah Dinas Gubernur hingga McDonald’s, mencatat total transaksi sebesar Rp452.813.500.

Baca Juga:  Adhan Dambea Bertemu Direksi BSG, Gorontalo Ditawarkan Dua Posisi

Capaian itu kemudian terlampaui pada penyelenggaraan Street UMKM Jilid II di kawasan Jalan Raden Saleh, membentang dari Rumah Adat Dulohupa hingga SMP Negeri 7 Kota Gorontalo. Meski berlangsung di ruas jalan yang lebih pendek, transaksi selama empat hari pertama telah mencapai Rp495.897.752.

Aktivitas perdagangan terus meningkat hingga penutupan kegiatan pada Sabtu (27/6/2026). Berdasarkan rekapitulasi Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo, total omzet para pelaku usaha menembus Rp1.011.786.752.

Sementara itu, Street UMKM Jilid III yang dipusatkan di kawasan Kota Tua mulai membangun denyut ekonomi baru di salah satu kawasan bersejarah Kota Gorontalo. Sebanyak 124 pelaku UMKM ambil bagian pada pembukaan kegiatan, disertai toko-toko di sekitar lokasi yang turut membuka usahanya hingga malam hari.

Baca Juga:  Adhan Dambea Ancam Polisikan Kontraktor Penunggak TGR

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa konsep Street UMKM tidak sekadar menyediakan ruang berjualan bagi pelaku usaha kecil. Kehadirannya juga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar dan menciptakan pusat-pusat keramaian baru pada malam hari.

Melihat tren positif tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo kembali memperluas jangkauan program dengan menyiapkan Street UMKM keempat di sepanjang Jalan Kasuari.

Rencana itu disampaikan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat menghadiri silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo bersama masyarakat di Kelurahan Ipilo, Sabtu (28/6/2026) malam.

Baca Juga:  Ratusan Tenaga Honorer Pemprov Gorontalo Temui Adhan, Curhat 15 Tahun Tanpa Kejelsan

Menurut Adhan, tingginya nilai transaksi menjadi indikator bahwa program Street UMKM mampu menciptakan perputaran uang secara langsung di tengah masyarakat.

“Dari tanggal 6 sampai sekarang, pendapatan masyarakat sudah Rp1 miliar. Itu uang berputar,” ujar Adhan dalam sambutannya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Street UMKM telah berkembang menjadi salah satu instrumen penggerak ekonomi masyarakat di Kota Gorontalo. Setiap penyelenggaraan tidak hanya membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, tetapi juga menghidupkan kawasan dan mendorong meningkatnya aktivitas perdagangan pada malam hari.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel