Kabar

Akses Modal dan Pasar Dibuka, Gebyar UMKM 2026 Bawa Harapan Baru

×

Akses Modal dan Pasar Dibuka, Gebyar UMKM 2026 Bawa Harapan Baru

Sebarkan artikel ini
Kepala KPw BI Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana
Kepala KPw BI Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana

Hibata.id, Bank Indonesia Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin kompetitif terus diperkuat di Provinsi Gorontalo.

Salah satunya melalui Gebyar UMKM 2026 yang digelar pada 24–26 April di Grand Palace Convention Center, Kota Gorontalo.

Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan strategis antara pelaku usaha, pemerintah, hingga sektor keuangan.

Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Gorontalo, Dekranasda, dan APPMI menginisiasi ajang ini sebagai langkah konkret memperkuat ekosistem UMKM.

Mengangkat tema “Akselerasi UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing untuk Ekonomi Gorontalo yang Tangguh dan Mandiri”, kegiatan ini tidak sekadar pameran, tetapi juga dirancang untuk membuka akses pasar, mempercepat transformasi digital, serta mendorong peningkatan kualitas produk lokal.

Kepala KPw BI Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana, mengatakan Gebyar UMKM menjadi momentum penting bagi pelaku usaha untuk berkembang lebih jauh.

Baca Juga:  LIL Bungkam Terkait Rencana Konversi Perkebunan Sawit Menjadi Pertambangan di Popayato

“UMKM Gorontalo harus mampu naik kelas. Tidak hanya bertahan, tetapi juga memperluas pasar, meningkatkan kualitas produk, dan memanfaatkan digitalisasi secara optimal,” ujarnya.

Gebyar UMKM Gorontalo 2026, BI Targetkan Transaksi Rp1,5 Miliar/Hibata.id
Gebyar UMKM Gorontalo 2026, BI Targetkan Transaksi Rp1,5 Miliar/Hibata.id

Menurut dia, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan UMKM yang berdaya saing.

“Sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan mitra strategis membuka peluang pembiayaan, mempertemukan pelaku usaha dengan pasar, serta memperkuat daya saing hingga ke tingkat nasional dan global,” kata Bambang.

Rangkaian Program

Gebyar UMKM 2026 diawali dengan seremoni pembukaan yang dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama business matching pembiayaan dan penjualan.

Agenda lainnya meliputi pengukuhan pengurus Dekranasda Provinsi Gorontalo, peluncuran Hulonthalo Art and Craft Festival (HARFEST) 2026, serta Road to Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) yang akan digelar pada Juni mendatang.

Baca Juga:  Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini

Tak hanya itu, penyelenggara juga memperkenalkan program unggulan Gorontalo-20 (G-20). Program ini menitikberatkan pada kurasi produk, pendampingan intensif, serta peningkatan kapasitas usaha agar UMKM lebih siap menembus pasar yang lebih luas.

Selama tiga hari, sebanyak 235 UMKM binaan Bank Indonesia dan mitra menampilkan produk unggulan mereka, mulai dari kriya, fesyen, hingga kuliner khas Gorontalo.

Penyelenggara menargetkan nilai transaksi mencapai Rp1,5 miliar. Selain itu, potensi realisasi pembiayaan UMKM ditaksir menyentuh Rp2 miliar melalui skema business matching dan perluasan akses ke lembaga keuangan.

Gebyar UMKM tidak hanya menghadirkan pameran. Berbagai kegiatan pendukung turut meramaikan acara, seperti festival kuliner, peragaan busana berbasis kearifan lokal, hingga lomba inovasi produk pangan.

Baca Juga:  Laporan Dugaan ASN Bodong di Bone Bolango Dihentikan, Nilawati Angkat Bicara

Pengunjung dan pelaku usaha juga dapat mengikuti seminar nasional, memanfaatkan layanan konsultasi keuangan dan digitalisasi, serta mengakses fasilitasi perizinan usaha. Layanan tersebut mencakup sertifikasi halal, izin edar, hingga Nomor Induk Berusaha (NIB).

Melalui kegiatan ini, para pemangku kepentingan berharap UMKM di Gorontalo semakin adaptif dan inovatif. Dengan dukungan ekosistem yang kuat, UMKM diharapkan mampu menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Gebyar UMKM 2026 pun menjadi bukti bahwa kolaborasi yang solid dapat membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih besar.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel