Hibata.id, Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Gorontalo Tahun 2026 yang berlangsung di Fox Hotel Gorontalo, Sabtu (13/6/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa media siber memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Terutama dalam memperkuat demokrasi, serta meningkatkan literasi informasi di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Ia mengapresiasi jajaran SMSI Gorontalo yang selama ini konsisten menjaga keberlangsungan media siber dan berkontribusi menyajikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Media memiliki posisi strategis dalam membangun ruang informasi yang sehat, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” kata Idah Syahidah.
Pada kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan falsafah masyarakat Gorontalo, yakni Adat Bersendikan Syara’, Syara’ Bersendikan Kitabullah, yang menjadi landasan kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat.
Menurutnya, nilai Mohuyula atau gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat Gorontalo dalam menjaga kebersamaan dan mendukung berbagai program pembangunan.
Selain dikenal sebagai Serambi Madinah, Gorontalo juga memiliki kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Salah satu contoh yang disampaikan adalah keberadaan Desa Tri Rukun di Kabupaten Boalemo yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan agama yang hidup berdampingan secara harmonis.
Wakil Gubernur menegaskan bahwa pemerintah daerah memandang media sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
Melalui pemberitaan yang profesional dan berimbang, masyarakat dapat mengetahui, memahami, sekaligus mengawasi pelaksanaan berbagai program pemerintah.
Ia menilai kemitraan yang sehat harus dibangun atas dasar saling menghormati fungsi dan peran masing-masing.
Pemerintah membutuhkan masukan objektif, kritik yang membangun, serta kontrol sosial yang positif dari media.
Sebaliknya, media juga memerlukan keterbukaan informasi dan komitmen pemerintah terhadap tata kelola yang transparan serta akuntabel.
Di tengah perkembangan teknologi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Wakil Gubernur mengajak insan pers untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip jurnalistik.
“Teknologi boleh berkembang, tetapi integritas jurnalis harus tetap menjadi prioritas utama. Kepercayaan publik adalah aset terbesar yang dimiliki media,” ujarnya.
Ia berharap Musda II SMSI Provinsi Gorontalo dapat menghasilkan kepemimpinan yang visioner, mampu memperkuat solidaritas organisasi, serta mendorong terciptanya ekosistem media siber yang profesional, sehat, dan berdaya saing.
Menutup sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Musda II SMSI Provinsi Gorontalo dan secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Ia berharap forum organisasi itu menghasilkan keputusan terbaik yang dapat memperkuat peran media siber dalam mendukung pembangunan daerah dan kemajuan dunia pers di Gorontalo.












