Kabar

Alasan Klasik Kontraktor di Pohuwato: Warga Dituding Jadi Penghambat Proyek Drainase

×

Alasan Klasik Kontraktor di Pohuwato: Warga Dituding Jadi Penghambat Proyek Drainase

Sebarkan artikel ini
Warga Dusun Moduito, Desa Teratai, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, mengeluhkan proyek drainase yang gagal berfungsi/Hibata.id
Warga Dusun Moduito, Desa Teratai, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, mengeluhkan proyek drainase yang gagal berfungsi/Hibata.id

“Silakan diaudit, kami punya semua data dan laporan,” tegas Riskal.

Keluhan Warga

Sebelumnya, Sun Kono, warga Desa Teratai, mengeluhkan proyek drainase yang disebut menyebabkan aliran air tersumbat hingga masuk ke rumahnya. Ia juga menilai pihak kontraktor jarang hadir di lapangan.

Baca Juga:  Jelang Tahun Baru, Penjual Petasan di Kota Gorontalo Bermunculan

“Kami berharap kontraktor bisa turun langsung untuk membuka jalan air agar genangan cepat teratasi,” kata Sun Kono.

Baca Juga:  TPK Hotel Bintang di Gorontalo Januari 2026 Turun Jadi 28,75 Persen

Proyek drainase di Desa Teratai, Kecamatan Marisa, dikerjakan oleh CV Graha Abadi Mulia dengan nilai kontrak Rp2,4 miliar. Proyek tersebut ditujukan untuk memperbaiki sistem pengairan sekaligus mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman warga.

Baca Juga:  Website IAIN Gorontalo Jadi Sarang Judol, Pegiat IT: Kelalaian Pengelola Sistem

Pihak kontraktor berjanji akan menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal dan tetap membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar proyek drainase dapat berjalan tanpa hambatan.