Kabar

BBM Sulit Didapat, Pemda Pohuwato Bersiap Tindak Tegas Depot Bensin

×

BBM Sulit Didapat, Pemda Pohuwato Bersiap Tindak Tegas Depot Bensin

Sebarkan artikel ini
Harga BBM Eceran Naik, Dompet Warga Pohuwato Langsung Mode Hemat/Hibata.id
Harga BBM Eceran Naik, Dompet Warga Bolmut Langsung Mode Hemat/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Harga bahan bakar minyak (BBM) eceran di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, mencapai Rp23 ribu untuk kemasan 1,5 liter.

Pemerintah Kabupaten Pohuwato mengimbau penjual BBM eceran agar tidak menetapkan harga yang membebani masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindakop) Kabupaten Pohuwato Ibrahim Kiraman mengatakan pihaknya masih melakukan sosialisasi dan menyampaikan imbauan kepada penjual BBM eceran terkait harga jual di tingkat konsumen.

“Kita masih tahap sosialisasi dengan mengirim surat ke SPBU. Dan dalam waktu dekat akan melakukan rapat dengan seluruh pemilik SPBU dan pihak terkait.

Baca Juga:  Profil Suahasil Nazara, Dilantik Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Dan mengimbau para pengecer tidak menjual harga tinggi yang menyusahkan masyarakat,” kata Ibrahim saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026).

Berdasarkan pantauan di Kecamatan Marisa, sejumlah titik penjualan BBM eceran menggunakan depot bensin maupun pom mini. Sebagian penjual menggabungkan kedua jenis sarana tersebut, sedangkan lainnya hanya menggunakan salah satunya.

Selain keberadaan penjual yang tersebar di sejumlah lokasi, harga BBM eceran juga menjadi perhatian pemerintah daerah.
Bensin dalam botol berkapasitas 1,5 liter ditemukan dijual sekitar Rp20 ribu.

Baca Juga:  PETI Mengancam Kawasan Komunal Milik Pemerintah di Dengilo, Kedes Popaya Justru Bungkam

Di lokasi lainnya, penjual mematok harga hingga Rp23 ribu untuk volume yang sama.

Ibrahim mengatakan pemerintah daerah akan melakukan koordinasi dengan pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan pihak terkait untuk membahas kondisi penjualan BBM eceran serta harga yang berlaku di tingkat pengecer.

Menurut dia, pemerintah daerah saat ini masih mengedepankan sosialisasi dan imbauan sebelum mengambil langkah lebih lanjut terhadap penjual yang menetapkan harga di luar kewajaran.

Baca Juga:  Alat Berat yang Diamankan di PETI Hutan Balayo Hilang, DLHK Provinsi Bungkam

“Kami akan tindak tegas. Tapi sekarang ini kami masih tahap imbauan,” ujarnya.

Dinas Perindakop Pohuwato selanjutnya akan menggelar pertemuan dengan pemilik SPBU dan pihak terkait sebagai bagian dari koordinasi mengenai distribusi serta penjualan BBM di tingkat pengecer.

**Jadikan Hibata.id sebagai preferensi sumber. Klik 👉 GOOGLE dan ikuti WhatsApp Channel