Kabar

BI Gorontalo Kenalkan Wakaf Digital, Akses Berwakaf Semakin Mudah

×

BI Gorontalo Kenalkan Wakaf Digital, Akses Berwakaf Semakin Mudah

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Bone Bolango, Darwin Botutihe saat kegiatan talkshow bertajuk "Halal Itu Lifestyle, Wakaf Itu Legacy/Hibata.id
Kepala Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Bone Bolango, Darwin Botutihe saat kegiatan talkshow bertajuk "Halal Itu Lifestyle, Wakaf Itu Legacy/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Gorontalo terus mendorong penguatan literasi ekonomi dan keuangan syariah dengan mengenalkan konsep wakaf digital kepada masyarakat.

Melalui transformasi digital, masyarakat kini dapat berwakaf lebih mudah melalui aplikasi tanpa harus memiliki aset besar seperti tanah atau bangunan.

Scroll untuk baca berita

Edukasi tersebut disampaikan dalam talkshow bertajuk “Halal Itu Lifestyle, Wakaf Itu Legacy” yang digelar di Taman Budaya Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/06/2026).

Kepala Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Bone Bolango, Darwin Botutihe, mengatakan perkembangan teknologi telah membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan wakaf.

Baca Juga:  LP3G Ultimatum DPRD Bonebol: Tunda Pengangkatan Staf Ahli Jika Tak Sesuai Aturan

“Wakaf saat ini bisa dilakukan dengan lebih mudah. Tidak harus dalam bentuk tanah atau rumah. Melalui aplikasi, masyarakat dapat mulai berwakaf sesuai kemampuan dan kesempatan yang dimiliki,” kata Darwin.

Menurut dia, pemahaman bahwa wakaf hanya diperuntukkan bagi kalangan yang memiliki aset besar perlu diubah. Saat ini, wakaf dapat dilakukan secara bertahap dan terjangkau melalui platform digital yang tersedia.

Darwin menjelaskan, wakaf merupakan instrumen ekonomi syariah yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

Dana yang dihimpun tidak hanya disalurkan untuk kegiatan sosial, tetapi juga dapat dikelola secara produktif sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Solusi Baru Pemerintah, PPPK Paruh Waktu untuk Tenaga Honorer

Salah satu konsep yang terus diperkenalkan kepada masyarakat adalah wakaf produktif, yakni pengelolaan dana wakaf untuk mendukung usaha yang mampu menghasilkan manfaat ekonomi berkelanjutan.

Di Gorontalo, program wakaf produktif mulai dikembangkan melalui sejumlah unit usaha, seperti barbershop dan depot air minum.

Keuntungan dari usaha tersebut kemudian dimanfaatkan untuk mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Program itu merupakan bagian dari kolaborasi antara Bank Indonesia, Badan Wakaf Indonesia, dan Kementerian Agama melalui gerakan TAWAF (Gorontalo Berwakaf) yang bertujuan memperluas partisipasi masyarakat dalam berwakaf.

Dalam kesempatan tersebut, Darwin juga mengingatkan bahwa wakaf memiliki karakteristik yang berbeda dengan sedekah maupun infak.

Baca Juga:  Konten Kreator Masak Gorontalo Bebas, Unggahan Pertama Dibanjiri Komentar

Wakaf memiliki ikrar serta tujuan pemanfaatan yang jelas sehingga pengelolaannya harus mengikuti peruntukan yang telah ditetapkan oleh wakif.

Melalui kegiatan edukasi yang berkelanjutan, BI Gorontalo bersama para mitra berharap literasi masyarakat terhadap wakaf terus meningkat, jumlah wakif semakin bertambah, serta ekosistem wakaf produktif dan digital di daerah dapat berkembang lebih luas.

Dengan semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam wakaf, manfaat ekonomi dan sosial yang dihasilkan diharapkan mampu mendukung kesejahteraan umat dan memperkuat pembangunan berbasis ekonomi syariah di Provinsi Gorontalo.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel