Scroll untuk baca berita
Kabar

Ingin Menyaksikan Cap Go Meh 2026 di Gorontalo? Ini Rute Arak-arakannya!

×

Ingin Menyaksikan Cap Go Meh 2026 di Gorontalo? Ini Rute Arak-arakannya!

Sebarkan artikel ini
Peringatan Tahun Baru Imlek di Kota Gorontalo turut dirayakan dengan meriah melalui Pawai Cap Go Meh. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Peringatan Tahun Baru Imlek di Kota Gorontalo turut dirayakan dengan meriah melalui Pawai Cap Go Meh. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Pengurus Klenteng Tulus Harapan Kita menetapkan rute prosesi Cap Go Meh 2026 yang akan digelar pada Selasa, 3 Maret 2026. Arak-arakan dijadwalkan mulai pukul 21.00 Wita, seusai salat tarawih.

Rute tersebut telah memperoleh persetujuan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. Izin diberikan setelah pertemuan antara pengurus klenteng dan wali kota pada Ahad, 22 Februari 2026.

Scroll untuk baca berita

Berdasarkan kesepakatan, arak-arakan akan bergerak dari Klenteng Tulus Harapan Kita menuju Jalan Sultan Hasanuddin, tepatnya di area Bele Li Mbui. Rombongan kemudian berbelok ke kiri ke arah belakang Kantor Wali Kota Gorontalo.

Baca Juga:  Diduga Tercemar, DPRD Siap Uji Kualitas Air Irigasi Sawah Pohuwato

Dari lokasi tersebut, peserta prosesi berbelok ke kanan memasuki kawasan Rumah Dinas Wali Kota. Setelah keluar dari kompleks rumah dinas, arak-arakan bergerak lurus dan selanjutnya berbelok menuju Jalan Suprapto di kawasan pertokoan.

Baca Juga:  PMII Pohuwato Peringatkan Perusahaan Tambang: Rakyat Dijajah Korporat, Pemda Diam?

Perjalanan dilanjutkan dengan belok kanan ke arah Satya Praja, kemudian masuk ke Jalan S. Parman menuju kawasan Azko. Prosesi akan berakhir kembali di Klenteng Tulus Harapan Kita.

Panitia menyatakan jalur yang ditetapkan telah mempertimbangkan aspek keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di pusat kota. Pemerintah daerah bersama panitia akan melakukan pengamanan serta pengaturan arus kendaraan selama kegiatan berlangsung.

Cap Go Meh, atau Goan Siao, merupakan puncak rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek yang dirayakan umat Tionghoa. Di Gorontalo, tradisi ini menjadi bagian dari perayaan budaya tahunan yang merekatkan toleransi dan kebersamaan antarumat beragama—terlebih pelaksanaannya tahun ini bertepatan dengan Ramadan 1447 Hijriah.

Baca Juga:  Aksi Unjuk Rasa di Perlimaan Gorontalo Nyaris Ricuh, Massa Bakar Ban dan Tutup Jalan

Masyarakat diimbau menjaga keamanan dan ketertiban agar prosesi berjalan lancar dan khidmat.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel