Hibata.id – Penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, memunculkan perhatian publik terhadap aktivitas serupa di wilayah lain. Salah satunya di kawasan Gunung Polutube, Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, yang berdasarkan informasi masyarakat hingga kini diduga masih beroperasi.
Informasi yang dihimpun hibata.id menyebutkan aktivitas pertambangan di kawasan Gunung Polutube diduga masih berlangsung menggunakan alat berat jenis excavator. Sejumlah sumber menyebut alat berat tersebut beroperasi hampir setiap hari, baik pada siang maupun malam hari.
Meski demikian, hingga saat ini belum terlihat adanya penindakan di lokasi tersebut. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai konsistensi penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin di Kabupaten Pohuwato.
Sebelumnya, Polres Pohuwato melakukan operasi penertiban terhadap lokasi PETI di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, pada Senin (29/6/2026). Dalam operasi itu, polisi mengamankan satu unit excavator merek Sany yang berdasarkan informasi dari sumber internal kepolisian diduga digunakan dalam aktivitas pertambangan tanpa izin.
Selain alat berat, polisi juga mengamankan tiga orang yang berada di lokasi, yakni operator excavator, seorang pengawas, dan seorang pekerja tambang. Hingga berita ini diterbitkan, alat berat tersebut masih dalam proses evakuasi menuju Mapolres Pohuwato.
Penindakan di Bulangita mendapat apresiasi dari masyarakat. Namun, warga berharap langkah serupa juga dilakukan terhadap seluruh lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas PETI, termasuk kawasan Gunung Polutube, sehingga penegakan hukum berjalan secara konsisten tanpa membedakan lokasi maupun pihak tertentu.
Hingga berita ini dipublikasikan, Polres Pohuwato belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas pertambangan di Gunung Polutube maupun kemungkinan adanya operasi lanjutan di kawasan tersebut. Upaya konfirmasi kepada Kasi Humas Polres Pohuwato, Bripka Dersi Akim, juga belum memperoleh tanggapan.
Hibata.id akan terus berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait guna memastikan perkembangan penanganan dugaan aktivitas PETI di kawasan Gunung Polutube.













