Kabar

SMA Negeri 1 Tilamuta Keluarkan 10 Siswa, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum

×

SMA Negeri 1 Tilamuta Keluarkan 10 Siswa, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum

Sebarkan artikel ini
SMA Negeri 1 Tilamuta yang Keluarkan 10 Siswanya/Hibata.id
SMA Negeri 1 Tilamuta yang Keluarkan 10 Siswanya/Hibata.id

Hibata.id – Keputusan SMA Negeri 1 Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, yang mengeluarkan 10 siswa secara bersamaan, menuai kontroversi.

Langkah ini dinilai sewenang-wenang dan dianggap merusak karakter anak didik. Sehingga para orang tua siswa berencana menempuh jalur hukum jika pihak sekolah tetap pada keputusannya.

Masalah ini juga mendapat sortan dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Laode Haimuddin. Dirinta menyoroti tindakan sekolah yang dinilainya kurang bijaksana.

Baca Juga:  Nelayan Gorontalo Gelar Aksi Besar, Protes Biaya VMS dan Aturan Rumpon

Menurutnya, kesalahan yang dilakukan siswa tidak seharusnya langsung berujung pada dikeluarkannya siswa dari sekolah.

“Disiplin memang penting, tapi pendidikan juga tentang pembinaan masa depan anak didik,” kata Laode, yang juga mantan Wakil Bupati Boalemo.

Baca Juga:  7 Aktivis Dipanggil Polda, IMM Gorontalo Menduga Ada Upaya Pembungkaman

Laode menambahkan, bahwa sekolah seharusnya mengedepankan pendekatan yang lebih toleran dan berimbang.

ā€œMengeluarkan siswa bukanlah solusi utama. Ada opsi lain seperti pembinaan atau skorsing yang bisa ditempuh,ā€ tegasnya.

Lebih lanjut, Laode berharap Penjabat Gubernur Gorontalo dan Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti permasalahan ini dengan kebijakan yang lebih adil.

Baca Juga:  AJI Gorontalo Mengecam Intimidasi Oknum Polisi terhadap Wartawan

“Pendidikan tidak hanya soal hukuman, tetapi juga membentuk karakter. Diberikan kesempatan kedua adalah hal yang bijaksana,” ujarnya.

Akar Masalah

Berdasarkan informasi yang terima, 10 siswa tersebut diduga terlibat dalam konsumsi minuman keras di salah satu desa di Tilamuta pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Baca halaman berikutnya…