Olahraga

Argentina vs Swiss: Laga yang Bisa Membuat Pendukung Messi Sulit Tenang

×

Argentina vs Swiss: Laga yang Bisa Membuat Pendukung Messi Sulit Tenang

Sebarkan artikel ini
Argentina vs Swiss Piala Dunia 2026/Hibata.id
Argentina vs Swiss Piala Dunia 2026/Hibata.id

Hibata.id, Sport – Timnas Argentina memang lebih pantas difavoritkan. Namun, di atas rumput hijau, pendukung tidak pernah mencetak gol.

Itulah yang kini mulai membuat sebagian pendukung La Albiceleste diam-diam menelan ludah jelang duel melawan Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026.

Laga hidup-mati itu akan berlangsung di GEHA Field at Arrowhead Stadium, Kansas City, Minggu (12/7/2026) pukul 08.00 WIB. Hadiahnya bukan sekadar kemenangan, melainkan satu kursi menuju semifinal.

Kalau hanya melihat sejarah, suporter Argentina boleh tersenyum. Dari tujuh pertemuan sebelumnya, Swiss belum pernah sekalipun mengalahkan Argentina.

Dua perjumpaan di Piala Dunia juga berakhir dengan kemenangan La Albiceleste, termasuk drama 120 menit pada edisi 2014.

Masalahnya, sejarah tidak ikut berlari di lapangan.

Justru performa Argentina sepanjang fase gugur membuat pendukungnya belum bisa duduk santai.

Baca Juga:  Legenda Sepak Bola Jerman Tutup Usia, Berikut Profil Franz Beckenbauer

Tim asuhan Lionel Scaloni memang terus menang, tetapi kemenangan itu datang dengan cara yang membuat tekanan darah suporter ikut naik.

Cape Verde memaksa Argentina bermain hingga babak tambahan. Mesir bahkan sempat unggul dua gol sebelum akhirnya dibalikkan menjadi kemenangan dramatis 3-2.

Bagi penonton netral, pertandingan itu sangat menghibur. Bagi pendukung Argentina, mungkin stok obat sakit kepala mulai berkurang.

Kebangkitan melalui gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernández memang menunjukkan mental juara.

Namun, pertandingan itu juga memperlihatkan satu hal yang bisa dimanfaatkan Swiss, yakni celah di lini belakang Argentina saat menghadapi serangan balik cepat.

Di sisi lain, Swiss bukan tipe tim yang suka membuat kegaduhan sebelum pertandingan.

Baca Juga:  GHM 2025 Semakin Dekat, Panitia Matangkan Persiapan Akhir

Mereka lebih senang bekerja dalam diam, bertahan rapat, lalu menghukum lawan ketika lengah. Karakter seperti inilah yang kerap menyulitkan tim-tim favorit di turnamen besar.

Secara statistik, Argentina memang sedang berada di jalur yang mengesankan.

Mereka mengoleksi 12 kemenangan beruntun di semua ajang sejak September tahun lalu dan belum pernah kalah lagi di Piala Dunia sejak kekalahan dari Arab Saudi pada edisi 2022.

Namun, angka-angka itu belum tentu membuat pertandingan menjadi mudah.

Swiss justru datang tanpa beban besar. Posisi sebagai nonfavorit bisa menjadi keuntungan karena tekanan hampir sepenuhnya berada di kubu Argentina.

Semakin lama skor bertahan imbang, semakin besar pula rasa cemas yang bisa menjalar ke tribun penonton, bahkan hingga ruang ganti.

Baca Juga:  Jangan Senang Dulu, Tanjung Verde Siap Menguji Mental Juara Argentina

Bagi pendukung Argentina, pertandingan ini mungkin menjadi ujian kesabaran berikutnya. Mereka tentu berharap Lionel Messi dan kolega segera mencetak gol cepat agar jantung tidak diajak bekerja lembur lagi.

Sementara bagi Swiss, satu hal yang harus dilakukan cukup sederhana: membuat Argentina frustrasi selama mungkin.

Jika skenario itu berhasil, laga yang semula diprediksi berjalan sesuai naskah bisa berubah menjadi cerita baru yang membuat jutaan pendukung La Albiceleste menggigit kuku hingga peluit panjang berbunyi.

Karena di Piala Dunia, tim favorit memang sering menang. Tetapi sejarah juga berkali-kali mengingatkan, rasa percaya diri yang berlebihan bisa berubah menjadi kepanikan hanya dalam hitungan menit.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel