Hibata.id, Bone Bolango – Wakil Ketua Komisi II DPRD, Yakub Tangahu, meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) selalu siaga menghadapi situasi darurat.
Ia menegaskan kesiapan personel dan peralatan tidak boleh menunggu sampai terjadi kejadian besar.
Menurut Yakub, langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini melalui pengecekan rutin terhadap personel, perlengkapan, dan koordinasi antar tim di lapangan.
“Saya meminta BPBD dan Damkar memastikan seluruh personel beserta sarana prasarana dalam kondisi siap siaga. Jangan menunggu kejadian baru bergerak. Koordinasi dan pengecekan harus dilakukan rutin mulai sekarang,” kata Yakub, Rabu.
Selain kesiapan personel, Yakub juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran untuk menunjang operasional saat kondisi darurat.
Ia meminta pemerintah daerah memastikan anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) tersedia dan bisa digunakan dengan cepat tanpa terhambat proses administrasi.
“Kalau personel sudah siap, anggarannya juga harus siap. Jangan sampai penanganan di lapangan terhambat hanya karena urusan administrasi. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Politisi Partai Demokrat itu menilai penanganan darurat yang cepat hanya bisa berjalan jika kesiapan personel didukung anggaran yang memadai.
Karena itu, ia berharap pemerintah daerah proaktif memastikan dana darurat tersedia, sehingga tim di lapangan bisa langsung bergerak saat dibutuhkan.
Menurut Yakub, kecepatan respons dalam situasi darurat sangat menentukan upaya perlindungan terhadap masyarakat dan meminimalkan dampak yang lebih besar.














