Hibata.id, Bone Bolango – Memasuki satu tahun operasional di kawasan Danau Perintis, Resto Onato By Swiss 18 menegaskan komitmennya untuk menjalankan usaha secara tertib, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemenuhan berbagai aspek administratif, mulai dari perizinan usaha, dokumen bangunan, hingga kelengkapan operasional lain yang menjadi bagian dari pengelolaan bisnis restoran dan penginapan.
Direktur PT Onato Swiss Delapan Belas, Hamida Iyaku, mengatakan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi penting dalam membangun usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Menurut dia, bisnis tidak hanya soal menghadirkan layanan terbaik bagi pelanggan, tetapi juga memastikan seluruh proses usaha berjalan dengan tata kelola yang baik.
“Bagi kami, membangun usaha bukan sekadar menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan, tetapi juga memastikan semuanya berjalan tertib dan sesuai aturan,” kata Hamida.
Selama setahun terakhir, Resto Onato By Swiss 18 tumbuh menjadi salah satu destinasi kuliner yang mulai mendapat tempat di hati masyarakat Gorontalo.
Berada di tepian Danau Perintis, tempat ini menawarkan perpaduan suasana nyaman, panorama alam, dan pengalaman bersantap yang santai namun berkesan.
Konsistensi pelayanan dan kualitas produk menjadi fokus utama manajemen dalam menjaga kepercayaan pelanggan.
Hamida juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, pelanggan, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan usaha tersebut.
Dukungan itu, kata dia, menjadi energi bagi manajemen untuk terus berbenah dan menghadirkan layanan yang semakin baik.
Ke depan, Onato menargetkan peran yang lebih besar, tidak hanya sebagai destinasi kuliner, tetapi juga sebagai bagian dari penggerak sektor usaha dan pariwisata daerah.
“Kami ingin terus tumbuh bersama Gorontalo, menghadirkan pelayanan yang semakin baik, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi perkembangan sektor usaha dan pariwisata daerah,” ujarnya.
Kehadiran usaha kuliner dengan pengelolaan profesional dinilai turut membuka peluang bagi penguatan ekonomi lokal, terutama di sektor jasa, UMKM pendukung, dan pariwisata.













