Parlemen

Pembahasan KUA-PPAS 2025, Femmy Udoki Minta Anggota Jangan Mangkir

×

Pembahasan KUA-PPAS 2025, Femmy Udoki Minta Anggota Jangan Mangkir

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Femy Udoki/Hibata.id
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Femy Udoki/Hibata.id

Hibata.id – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi PAN, Femmy Udoki, menekankan pentingnya komitmen dan keseriusan seluruh legislator dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Hal itu disampaikan Femmy dalam Rapat Paripurna ke-32 DPRD Provinsi Gorontalo yang digelar di ruang sidang utama DPRD, Senin (14/7/1015).

Rapat tersebut membahas penyampaian awal rancangan KUAPPAS dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2025.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Gorontalo Evaluasi Kerja Sama Media, Soroti Soal Kualitas Berita

“Pembahasan KUAPPAS ini akan dimulai di tingkat komisi sebelum masuk ke Badan Anggaran. Saya minta seluruh anggota dewan tidak mengabaikan proses ini. Hadir dan fokus, jangan ada yang ke luar daerah tanpa alasan penting,” tegas Femmy.

Sebagai Sekretaris DPW PAN Provinsi Gorontalo, Femmy menilai pembahasan KUAPPAS memiliki urgensi tinggi karena menyangkut arah kebijakan pembangunan daerah.

Baca Juga:  Ridwan Monoarfa Bantah Isu DPRD Pangkas Tunjangan Kinerja ASN di Gorontalo

Menurutnya, waktu yang tersedia sangat terbatas sehingga seluruh tahapan harus dimaksimalkan agar menghasilkan dokumen anggaran yang tepat sasaran dan berpihak kepada rakyat.

Ia juga meminta pimpinan DPRD agar tidak memberikan izin perjalanan dinas ke luar daerah selama proses pembahasan berlangsung, kecuali untuk kepentingan yang bersifat struktural dan mendesak.

“Kalau hanya perjalanan dinas biasa, saya harap tidak diizinkan. Kecuali memang ada panggilan resmi dari DPP partai atau urusan struktural yang tidak bisa ditunda,” ujar Femmy.

Baca Juga:  Hadiri Tumbilotohe 2026, Yeyen Sidiki Tekankan Pentingnya Jaga Tradisi

Rapat paripurna tersebut menjadi titik awal dari proses strategis dalam penyusunan dokumen keuangan daerah.

Femmy berharap seluruh fraksi memberi perhatian serius agar Perubahan APBD 2025 benar-benar mencerminkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Gorontalo.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel