Parlemen

Komisi III DPRD Gorontalo Pantau Normalisasi Irigasi Telaga Jaya

×

Komisi III DPRD Gorontalo Pantau Normalisasi Irigasi Telaga Jaya

Sebarkan artikel ini
Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo memantau pekerjaan normalisasi saluran irigasi di Telaga Jaya/Hibata.id
Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo memantau pekerjaan normalisasi saluran irigasi di Telaga Jaya/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan pemantauan langsung terhadap pekerjaan normalisasi saluran irigasi di Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo.

Hal ini guna memastikan program pengerukan sedimentasi berjalan sesuai target dan memberi manfaat bagi sektor pertanian.

Scroll untuk baca berita

Pemantauan yang berlangsung pada Senin tersebut dipimpin Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, didampingi Anggota Komisi III Hais Ayuwa bersama pihak terkait yang terlibat dalam pelaksanaan program.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Hais Ayuwa, mengatakan pekerjaan pengerukan sedimentasi merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat yang disampaikan saat kegiatan reses DPRD pada 2025.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem, Yuriko Kamaru Minta Masyarakat Jaga Kesehatan

Menurut dia, pendangkalan saluran irigasi selama ini menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi petani karena menghambat distribusi air menuju lahan pertanian.

“Anggaran ini digunakan untuk menormalisasi saluran yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Aspirasi tersebut disampaikan saat reses tahun 2025 dan alhamdulillah pada tahun ini sudah dapat direalisasikan melalui Pokir,” ujar Hais Ayuwa saat meninjau lokasi pekerjaan.

Ia menjelaskan, normalisasi saluran diharapkan mampu meningkatkan kelancaran aliran air menuju area persawahan sehingga dapat mendukung produktivitas pertanian masyarakat di Kecamatan Telaga Jaya dan sekitarnya.

Pekerjaan pengerukan dilakukan di sejumlah titik yang berada di Desa Lupoyo, Desa Mongolato, dan Desa Bulota. Penanganan pada setiap lokasi disesuaikan dengan kondisi lapangan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Baca Juga:  Perjuangan Sunyi Ridwan Monoarfa Dorong “Paus Sastra” Diakui Negara

Untuk mendukung kegiatan tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta yang dibagi kepada dua kelompok pelaksana.

Hais menambahkan, pekerjaan dilaksanakan melalui mekanisme swakelola oleh kelompok tani setempat. Skema tersebut dinilai mampu memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus memastikan program berjalan sesuai kebutuhan petani.

“Anggarannya kurang lebih Rp400 juta dan dibagi kepada dua kelompok. Pelaksanaannya dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani sehingga masyarakat juga ikut berperan dalam pengerjaan program ini,” katanya.

Baca Juga:  DPRD Provinsi Gorontalo Tindaklanjuti Aspirasi Penambang Rakyat Suwawa

Melalui kegiatan monitoring tersebut, Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo ingin memastikan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai spesifikasi, dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan layanan irigasi bagi petani.

Selain memperbaiki kualitas jaringan pengairan, program normalisasi saluran irigasi juga menjadi bentuk tindak lanjut DPRD terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses.

DPRD berharap ketersediaan air yang lebih baik dapat mendukung peningkatan hasil pertanian serta kesejahteraan petani di wilayah Telaga Jaya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel