Parlemen

BUMDes Potanga Boalemo Produksi Jagung 33 Ton, DPRD Gorontalo Beri Apresiasi

×

BUMDes Potanga Boalemo Produksi Jagung 33 Ton, DPRD Gorontalo Beri Apresiasi

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Joni Dalanggo/Hibata.id
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Joni Dalanggo/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Potanga, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Selain membantu petani mengelola usaha pertanian, BUMDes tersebut berhasil mencatat produksi jagung sekitar 33 ton dalam beberapa bulan terakhir dan turut menggerakkan perekonomian masyarakat desa.

Scroll untuk baca berita

Capaian itu menjadi salah satu temuan saat Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Joni Dalanggo dan Sapia Tuna, melakukan peninjauan lapangan terhadap pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Desa Potanga, Kamis (11/6).

Dalam kunjungan tersebut, keduanya melihat langsung aktivitas usaha yang dijalankan BUMDes, mulai dari pendampingan sektor pertanian hingga penyediaan kebutuhan pokok masyarakat melalui unit warung serba ada (waserba).

Baca Juga:  Soal Menu MBG 'Hanya Tulang', Kepala SPPG Tihu Akui Terjadi Penyusutan

Menurut Joni Dalanggo, keberhasilan yang ditunjukkan BUMDes Potanga membuktikan bahwa pengelolaan potensi desa yang dilakukan secara terarah mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“BUMDes seperti ini perlu terus diperkuat karena terbukti mampu menopang ekonomi masyarakat, membantu petani, sekaligus menjadi instrumen pemberdayaan desa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peran BUMDes tidak hanya sebatas menjalankan kegiatan usaha, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.

Di Desa Potanga, BUMDes terlibat dalam proses budidaya hingga membantu pemasaran hasil panen petani sehingga memberikan nilai tambah bagi ekonomi warga.

Komoditas jagung menjadi salah satu sektor unggulan yang saat ini memberikan kontribusi besar terhadap aktivitas usaha desa.

Baca Juga:  Pastikan Mudik Aman, Ketua DPRD dan Gubernur Gorontalo Tinjau Pelabuhan

Produksi yang mencapai sekitar 33 ton menunjukkan potensi pertanian setempat terus berkembang dan mampu menjadi sumber penggerak ekonomi masyarakat.

Selain bergerak di sektor pertanian, BUMDes Potanga juga mengelola waserba yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok warga.

Kehadiran unit usaha tersebut dinilai memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari tanpa harus keluar desa, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi lokal.

Joni menilai model pengelolaan yang diterapkan Desa Potanga layak menjadi contoh bagi desa lain.

Menurutnya, keberhasilan desa tersebut terletak pada kemampuan mengintegrasikan pengembangan sektor pertanian dengan pelayanan kebutuhan masyarakat dalam satu sistem usaha yang produktif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Sapia Tuna mengapresiasi konsistensi pengelola BUMDes dalam mengembangkan usaha desa. Ia berharap keberhasilan yang dicapai dapat terus ditingkatkan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Baca Juga:  Jelang Pilkada Pohuwato, Komisi I DPRD Gorontalo Tinjau Keamanan Wilayah

Atas perkembangan tersebut, BUMDes Potanga kini dinilai sebagai salah satu BUMDes yang berkembang di Kecamatan Botumoito.

Dengan pengelolaan yang berorientasi pada potensi lokal dan kebutuhan masyarakat, BUMDes diharapkan dapat menjadi pilar penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa.

Joni berharap pola pemberdayaan yang diterapkan di Desa Potanga dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Gorontalo sehingga semakin banyak desa yang mampu tumbuh mandiri melalui penguatan sektor pertanian dan usaha masyarakat.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel