Hibata.id – Kota Gorontalo kembali masuk nominasi penerima penghargaan nasional dalam ajang Forum Kota Sehat 2025. Pada Senin, 4 Agustus 2025, tim penilai pusat menggelar sesi wawancara daring sebagai bagian dari proses verifikasi tingkat nasional.
Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, menegaskan bahwa program Kota Sehat tidak boleh sekadar menjadi dokumen administratif.
“Indikator seperti fasilitas kantor, kawasan perdagangan, hingga tatanan kehidupan mandiri harus benar-benar terimplementasi, bukan hanya di atas kertas,” ujarnya dalam wawancara yang turut dihadiri sejumlah unsur perangkat daerah.
Hadir pula Kepala Bappeda Meidy N. Silangen, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Ketua Forum Kota Sehat Irfan Gani, para camat, serta perwakilan OPD yang tergabung dalam tim Forum Kota Sehat Kota Gorontalo.
Meidy Silangen yang juga Ketua Tim Pembina Forum Kota Sehat mengungkapkan optimismenya. Ia menyebut bahwa Gorontalo punya peluang besar untuk mengulang sukses meraih predikat Swasti Saba, yang terakhir diterima pada 2011.
“Verifikasi mencakup banyak hal, mulai dari pengelolaan limbah, air bersih, jarak layanan kesehatan, hingga inovasi seperti program Tancap Nikah,” jelasnya.
Meski ada beberapa kendala teknis saat pengunggahan data, tim penilai memberi waktu untuk melengkapi dokumen yang belum rampung.
Meidy menambahkan, perhatian terhadap seluruh komponen kota sehat menjadi bagian penting dalam arah pembangunan daerah. Hal ini mencakup penataan permukiman, sarana umum, transportasi yang aman, hingga kawasan industri dan pariwisata yang ramah lingkungan.
Sektor kesehatan dan pendidikan juga terus diperkuat demi mendukung kehidupan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
“Dengan semangat baru dari kepemimpinan wali kota dan arah pembangunan yang jelas dalam RPJMD, ini momentum kita,” ujar Meidy. “Agustus ini, mari kita rebut kembali Swasti Saba untuk Kota Gorontalo













