Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo memastikan akan melakukan mutasi pejabat dalam waktu dekat.
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menegaskan langkah ini bertujuan memperkuat kinerja birokrasi dan mempercepat pelayanan publik.
Rencana mutasi itu disampaikan Adhan Dambea saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Minggu (24/8/2025).
“Mutasi akan dilakukan tanpa ada pejabat yang dinonaktifkan (Non-job), selama tidak melanggar ketentuan dan tetap menjunjung tinggi etika,” kata Adhan.
Ia menegaskan, penilaian kinerja aparatur akan dilakukan secara objektif. Bahkan, kedekatan keluarga tidak akan menjadi alasan pengecualian.
“Saya tidak mau pejabat yang mendampingi kami tidak bisa bekerja dengan baik. Sekalipun dia keluarga, tidak ada cerita,” ujarnya.
Menurut Adhan, evaluasi pejabat juga didasarkan pada kinerja sejak ia dilantik bersama Wakil Wali Kota Indra Gobel.
Ia meminta agar pejabat selalu menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pimpinan dalam menjalankan program kerja.

“Saya ingatkan kepada bapak dan ibu sekalian untuk menjunjung tinggi etika, utamanya konsultasi dan koordinasi dengan pimpinan soal pelaksanaan program kerja,” tegasnya.
Lebih jauh, Adhan berharap semua pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) benar-benar bisa bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
“Bekerjalah dengan baik dan sesuai tupoksi, sehingga OPD benar-benar bisa membantu kami menjalankan roda pemerintahan,” pungkasnya.
Mutasi pejabat merupakan mekanisme rutin dalam birokrasi Pemkot Gorontalo.
Selain sebagai penyegaran organisasi, kebijakan ini juga diproyeksikan untuk mendorong percepatan program prioritas dan meningkatkan kualitas layanan publik di Kota Gorontalo.













