Hibata.id – Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025 pada 28 Oktober, berbagai cara dilakukan masyarakat untuk menumbuhkan semangat persatuan dan cinta Tanah Air. Salah satunya melalui berbagi kata mutiara bertema Sumpah Pemuda di media sosial.
Ungkapan inspiratif yang menggugah semangat diyakini mampu membangkitkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga persatuan bangsa, sebagaimana semangat yang dikumandangkan para pemuda Indonesia pada tahun 1928.
Melalui kata-kata bijak Sumpah Pemuda 2025, warganet dapat menularkan energi positif dan motivasi kepada sesama, sekaligus memperkuat rasa bangga sebagai anak bangsa.
Kumpulan Kata Mutiara Sumpah Pemuda 2025 yang Menginspirasi:
-
“Tak ada harta pusaka yang sama berharganya dengan kejujuran.” – Mohammad Hatta
-
“Indonesia merdeka bukan tujuan akhir kita. Indonesia merdeka hanya syarat untuk mencapai kemakmuran rakyat.” – Mohammad Hatta
-
“Idealisme adalah kemewahan terakhir yang dimiliki pemuda.” – Tan Malaka
-
“Apa pun yang membuatmu takut, hadapilah dengan berani.” – Mohammad Hatta
-
“Habis gelap terbitlah terang.” – RA Kartini
-
“Jangan takut kepada gelap. Dalam setiap gelap, selalu ada terang meski hanya secercah.” – Leila S. Chudori
-
“Indonesia tidak akan besar karena obor di Jakarta, tetapi karena lilin-lilin di desa.” – Mohammad Hatta
-
“Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Jika jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.” – Soekarno
-
“Kita jangan mewarisi abunya Sumpah Pemuda, tapi apinya.” – Soekarno
-
“Saudara-saudara, lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka.” – Bung Tomo
-
“Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.” – Soekarno
-
“Kurang cerdas bisa diperbaiki dengan belajar, tapi tidak jujur sulit diperbaiki.” – Mohammad Hatta
-
“Anak-anak belajar di tiga tempat penting: keluarga, sekolah, dan pergerakan pemuda.” – Ki Hajar Dewantara
-
“Gadis cerdas tidak akan sanggup hidup di dunia nenek moyangnya.” – RA Kartini
-
“Hidup bukan hanya tentang bisa, tapi tentang mencoba.” – Soekarno
-
“Tanpa cinta, kecerdasan berbahaya. Tanpa kecerdasan, cinta tak cukup.” – BJ Habibie
-
“Bangsa besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” – Soekarno
-
“Perjuanganku mudah karena melawan penjajah, perjuanganmu sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Soekarno
-
“Bangkit dari keterpurukan adalah tanda kekuatan.” – Cut Nyak Dien
-
“Jika ingin mengubah dunia, ubahlah diri sendiri.” – Ki Hajar Dewantara
-
“Suaramu abadi lewat tulisan.” – Pramoedya Ananta Toer
-
“Teruslah belajar dan berjuang agar kegelapan tak kembali.” – RA Kartini
-
“Seorang terpelajar harus adil sejak dalam pikiran.” – Pramoedya Ananta Toer
-
“Tindakan lebih penting daripada kata-kata.” – Mohammad Hatta
-
“Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” – Soekarno
-
“Tetap cintai negerimu dan bersatulah seperti semangat Sumpah Pemuda 1928.” – Susilo Bambang Yudhoyono
-
“Pemuda harus memiliki idealisme untuk memajukan Indonesia.” – Susilo Bambang Yudhoyono
-
“Setiap langkahmu adalah kontribusi bagi Indonesia.” – Leila S. Chudori
-
“Ketidaktahuan lebih membunuh daripada pembunuhan.” – Leila S. Chudori
-
“Kemajuan bangsa lahir dari kecerdasan dan budi pekerti.” – RA Kartini
-
“Banyak hal bisa menjatuhkanmu, tapi sikapmu sendiri yang paling berbahaya.” – RA Kartini














