Kota Gorontalo

Insiden Dugaan Pengeroyokan Siswi SMAN 3 Gorontalo, Adhan Desak Pemprov Ambil Langkah Tegas

×

Insiden Dugaan Pengeroyokan Siswi SMAN 3 Gorontalo, Adhan Desak Pemprov Ambil Langkah Tegas

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat membuka Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) tingkat Kota Gorontalo, yang digelar di Lapangan Taruna Remaja, Minggu malam (27/4/2025). (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat membuka Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) tingkat Kota Gorontalo, yang digelar di Lapangan Taruna Remaja, Minggu malam (27/4/2025). (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswi SMA Negeri 3 Gorontalo, Inayah Putri Maulana, mendapat perhatian serius dari Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Adhan mengaku geram atas peristiwa yang terjadi pada 12 Januari 2026 tersebut. Menurutnya, kejadian yang berlangsung di Lapangan Karsa Utama, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, itu telah mencoreng dunia pendidikan.

Baca Juga:  IPSI Gorontalo Siap Latih Satpol PP Pencak Silat, Dukung Program Wali Kota

“Saya mendapat informasi bahwa pelakunya merupakan sesama siswi,” ujar Adhan saat memberikan sambutan pada penutupan Basketball 3×3 Competition Patriotik Wali Kota Cup 2026, Ahad (25/1/2026).

Ia pun mendesak Pemerintah Provinsi Gorontalo, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk segera menindaklanjuti kasus tersebut. Bahkan, jika diperlukan, Adhan meminta agar para pelaku diproses secara hukum.

Baca Juga:  STQH 2025: Wali Kota Adhan Dambea Ajak Warga Gorontalo Bangkitkan Ruh Spiritual

“SMA merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi. Seandainya berada di bawah kewenangan Pemkot, saya sudah memberikan tindakan tegas kepada pelaku. Oleh karena itu, saya mengimbau Gubernur dan Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo agar segera turun tangan,” tegasnya.

Baca Juga:  Dana Transfer Dipangkas, Wali Kota Gorontalo Surati Presiden

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut diduga dipicu oleh persoalan hubungan asmara. Terinformasi pula bahwa terduga pelaku berjumlah tiga orang dan seluruhnya masih berstatus sebagai pelajar.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel