Hibata.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea menegaskan komitmennya untuk mentransformasi Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) menjadi pusat kegiatan terpadu di Kota Gorontalo.
Pernyataan itu disampaikan usai meninjau sejumlah lokasi strategis, termasuk Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Jalan Piloloda’a, drainase di Jalan Adam Zakaria, dan SKB, Selasa, 24 Februari 2026.
Menurut Wali Kota Adhan, kondisi SKB saat ini belum banyak berubah dari tahun-tahun sebelumnya.
“Saya sudah lama tidak datang ke sini, tapi ternyata dari dulu seperti ini modelnya. Tidak ada perubahan yang luar biasa. Ke depan, InsyaAllah SKB ini akan jadi pusat kegiatan,” ujarnya.
Dia menegaskan, seluruh kegiatan pemerintahan maupun kegiatan lain ke depan akan difokuskan di SKB, sehingga tidak lagi bergantung pada fasilitas hotel.
“Tidak ada cerita membuat kegiatan di hotel. Kita ciptakan suasana SKB ini seperti suasana hotel, sehingga orang betah di sini dan kegiatan dilaksanakan di sini,” tambahnya.
Selain meningkatkan fungsi dan kualitas fasilitas, pengembangan SKB juga diharapkan berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui pemanfaatan gedung untuk berbagai kegiatan.
Wali Kota Adhan menyebutkan bahwa fasilitas ini nantinya akan terbuka bagi pemerintah daerah lain maupun pihak eksternal, dengan tetap memperhatikan penataan dan pembenahan terlebih dahulu.
“Tentu kita buka kepada semua, baik sektoral maupun Pemda lain. Silakan lakukan kegiatan di sini, tapi kita harus benahi dulu,” ujarnya.
Terkait anggaran, pembenahan SKB akan menjadi salah satu target dalam perubahan APBD mendatang. Transformasi ini diharapkan menjadikan SKB pusat aktivitas yang representatif, nyaman, dan produktif bagi berbagai kegiatan di Kota Gorontalo.















