Boalemo

Wabup Boalemo Buka-bukaan di Muscab PPP, Ini Strategi Hindari Daerah Stagnan

×

Wabup Boalemo Buka-bukaan di Muscab PPP, Ini Strategi Hindari Daerah Stagnan

Sebarkan artikel ini
Wabup Boalemo Lahmuddin Hambali ungkap kondisi APBD yang terbatas saat Muscab PPP/Hibata.id
Wabup Boalemo Lahmuddin Hambali ungkap kondisi APBD yang terbatas saat Muscab PPP/Hibata.id

Hibata.id, Boalemo – Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) V DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Graha Putra Tunggal, Sabtu (25/4/2026).

Tidak hanya hadir, Lahmuddin membawa pesan penting soal kondisi anggaran daerah hingga strategi menjaga pembangunan tetap berjalan.

Ketua DPW PPP Gorontalo Ismet Mile membuka kegiatan tersebut. Sejumlah tokoh turut hadir, termasuk Ketua DPRD Boalemo Karyawan Ekaputra Noho dan pimpinan partai politik lainnya.

Dalam forum itu, Lahmuddin menegaskan partai politik memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah.

Baca Juga:  Safari Ramadan di Botumoito, Lahmuddin Hambali Apresiasi Kinerja Baznas Boalemo

“Partai politik berperan penting dalam membangun komunikasi politik yang sehat dan produktif. Pemerintah daerah terbuka terhadap masukan konstruktif,” ujar Lahmuddin.

Ia juga mengapresiasi kontribusi kader PPP yang aktif memberikan saran serta terlibat dalam diskusi pembangunan daerah melalui DPRD.

Lahmuddin mengungkapkan kondisi APBD Boalemo saat ini berada dalam fase efisiensi. Situasi tersebut membuat ruang fiskal pemerintah menjadi terbatas.

Namun, ia memastikan kondisi itu tidak akan menghentikan pembangunan.

Baca Juga:  TMMD ke-128 di Boalemo Resmi Dimulai, Fokus Percepat Pembangunan Desa

Pemerintah daerah tetap mencari solusi dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah pusat agar program strategis nasional dapat masuk ke Boalemo.

Deretan Program Tetap Jalan

Sejumlah program strategis tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran, di antaranya:

  • Pembangunan kampung nelayan
  • Sekolah rakyat
  • Koperasi Desa Merah Putih
  • Pembangunan batalyon

Khusus program Kampung Nelayan Merah Putih, pemerintah berencana memperluas cakupan pada 2026 ke Kecamatan Mananggu, Dulupi, dan Paguyaman Pantai.

Baca Juga:  Belajar dari Sumbar, Boalemo Siap Kembangkan Peternakan Berbasis Teknologi

Lahmuddin mengingatkan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam menjalin komunikasi di tingkat pusat.

“Jika tidak aktif bergerak di tingkat pusat, pembangunan daerah bisa stagnan,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Lahmuddin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bekerja secara inklusif tanpa membedakan latar belakang politik masyarakat.

Ia memastikan seluruh kebijakan dan program pembangunan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat Boalemo secara menyeluruh.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel