Kota Gorontalo

Wali Kota Adhan Minta Camat–Lurah Turun Lapangan: Jangan Hanya “Pamer Jabatan” Saat Banjir!

×

Wali Kota Adhan Minta Camat–Lurah Turun Lapangan: Jangan Hanya “Pamer Jabatan” Saat Banjir!

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat membuka Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) tingkat Kota Gorontalo, yang digelar di Lapangan Taruna Remaja, Minggu malam (27/4/2025). (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat membuka Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) tingkat Kota Gorontalo, yang digelar di Lapangan Taruna Remaja, Minggu malam (27/4/2025). (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh camat dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Dalam rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) yang digelar Ahad malam, 17 Mei 2026, ia menyoroti lemahnya respons aparatur di tingkat wilayah terhadap berbagai persoalan warga.

Dengan nada tegas, Adhan meminta para pejabat tersebut meninggalkan ego sektoral dan menghentikan praktik “pamer jabatan” yang dinilai tidak sejalan dengan pelayanan publik. Ia menegaskan, jabatan camat dan lurah bukan sekadar simbol struktural, melainkan ujung tombak pemerintah di lapangan.

Baca Juga:  Marten Taha; LHP Semester II Tahun 2023 jadi Bahan Evaluasi

Peringatan itu disampaikan menyusul banyaknya aduan warga yang masuk langsung ke nomor pribadi Wali Kota, terutama terkait penanganan dampak cuaca ekstrem dan banjir yang melanda sejumlah wilayah Kota Gorontalo.

Menurut Adhan, kondisi tersebut menunjukkan adanya sumbatan komunikasi antara pemerintah tingkat kelurahan dan kecamatan dengan masyarakat. Ia menilai, seharusnya persoalan di lapangan dapat ditangani lebih awal tanpa harus sampai ke level wali kota.

“Saya selalu sampaikan bahwa lurah-lurah ini jangan cuma setel, tapi tidak berguna pada rakyat. Jangan cuma bilang ‘saya camat, saya lurah’, tapi tidak ada manfaat untuk rakyat,” ujar Adhan dalam arahannya.

Baca Juga:  ​​Wali Kota Gorontalo Ajak Warga Muslim Kokohkan Barisan Tauhid

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran aparat pemerintah di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana atau keadaan darurat. Camat dan lurah, kata dia, wajib berada di lapangan agar warga dapat langsung berkonsultasi dan mendapatkan penanganan cepat.

“Saya minta camat dan lurah selalu di lapangan. Kalau ada musibah, mereka harus hadir. Jangan sampai warga malah lapor ke saya,” katanya menegaskan.

Baca Juga:  Pentingnya Kesiapsiagaan Bencana, Indra Gobel: Generasi Muda Kunci Pembangunan Gorontalo Berkelanjutan

Lebih jauh, Adhan mengingatkan adanya hubungan timbal balik antara pemerintah dan warga. Ia menyebut masyarakat telah memenuhi kewajiban melalui pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), retribusi kebersihan, serta berbagai pajak daerah lainnya.

Karena itu, ia menilai sudah seharusnya pemerintah memberikan pelayanan optimal, perlindungan, serta respons cepat ketika masyarakat menghadapi kesulitan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel