Buton

BPKP Sultra Evaluasi Penganggaran Pemkab Buton Tengah untuk APBD 2026

×

BPKP Sultra Evaluasi Penganggaran Pemkab Buton Tengah untuk APBD 2026

Sebarkan artikel ini
BPKP Sulawesi Tenggara melakukan evaluasi perencanaan dan penganggaran Pemerintah Kabupaten Buton Tengah untuk APBD 2026/Hibata.id
BPKP Sulawesi Tenggara melakukan evaluasi perencanaan dan penganggaran Pemerintah Kabupaten Buton Tengah untuk APBD 2026/Hibata.id

Hibata.id, Buton Tengah Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Tenggara melaksanakan Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran (EVRAN) Tahun Anggaran 2026 di Pemerintah Kabupaten Buton Tengah selama lima hari.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Buton Tengah itu difasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas tata kelola perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah.

Tim BPKP Sulawesi Tenggara dipimpin Heru Heryadi selaku Pengendali Mutu Kegiatan. Ia mengatakan evaluasi tersebut bertujuan memastikan program kerja Pemerintah Kabupaten Buton Tengah telah disusun dengan orientasi hasil pembangunan yang terukur.

Baca Juga:  Bupati Buteng Azhari Serahkan SK Guru Ngaji

Menurut dia, evaluasi tidak hanya menelaah aspek administratif dokumen perencanaan, tetapi juga mengukur efektivitas penggunaan anggaran agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui evaluasi yang komprehensif ini, kami berharap dokumen perencanaan dan penganggaran Kabupaten Buton Tengah semakin berkualitas, selaras, dan akuntabel. Pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat yang dirasakan masyarakat,” kata Heru Heryadi di Buton Tengah, Senin.

Baca Juga:  Pemkab Buton Tengah Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Pembayaran Pajak dan Retribusi

Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kabupaten Buton Tengah La Ode Nursamsu menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan evaluasi tersebut.

Ia menilai hasil evaluasi dapat menjadi pijakan strategis bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sinkronisasi antara dokumen perencanaan pembangunan, termasuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), dengan kebijakan penganggaran dalam APBD.

“Sinkronisasi ini penting agar program pembangunan berjalan efektif, efisien, dan memiliki ukuran capaian yang jelas,” ujarnya.

La Ode menambahkan evaluasi tersebut juga mendukung penguatan berbagai program prioritas, baik di tingkat daerah maupun nasional, seperti pendidikan, kesehatan, percepatan penanganan stunting, ketahanan pangan, hingga pengurangan kemiskinan ekstrem.

Baca Juga:  Bupati Buton Tengah Buka Seminar Hasil Ekspedisi Patriot UGM, Dorong Pembentukan Pusat Riset

Menurut dia, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dan BPKP Sulawesi Tenggara diharapkan mampu meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan sehingga kebijakan yang dihasilkan semakin tepat sasaran.

Pemerintah daerah juga berharap langkah tersebut dapat mempercepat terwujudnya pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Buton Tengah.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel