Hibata.id, Buton Tengah – Suasana Gedung Kesenian Mawasangka, Senin (4/5/2026), dipadati ratusan warga sejak pagi.
Mereka datang untuk mengikuti khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) melalui Dinas Kesehatan.
Kegiatan sosial ini dibuka langsung Bupati Buteng, Dr. Azhari. Ia menyapa warga sekaligus memberi semangat kepada tenaga medis yang bertugas.
“Terima kasih kepada dokter dan tenaga kesehatan yang sudah bekerja keras. Kegiatan seperti ini harus sering dilakukan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan,” kata Azhari.
Program ini bukan sekadar bantuan sesaat. Pemerintah daerah ingin mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan, terutama melalui pemeriksaan sejak dini.
“Kalau penyakit diketahui lebih awal, penanganannya lebih cepat dan risikonya bisa ditekan,” ujarnya.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Awalnya, panitia hanya menyiapkan kuota 200 peserta. Namun, jumlah pendaftar justru melampaui target.
Sebanyak 170 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan, mulai dari ibu hamil, anak-anak hingga lansia. Sementara peserta khitanan massal mencapai 127 orang.
Meski membludak, seluruh peserta tetap dilayani oleh tim medis.
“Kami tidak ingin ada warga yang pulang tanpa mendapatkan layanan,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Buteng, Hernawaty.
Selain pemeriksaan, warga juga mendapatkan edukasi kesehatan dan bantuan kemanusiaan. Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi profesi, sehingga layanan yang diberikan lebih lengkap.
Hernawaty menilai kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar layanan kesehatan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Kami ingin kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya dan mendorong masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan,” ujarnya.
Ke depan, Pemkab Buteng berencana memperluas kegiatan serupa hingga ke wilayah kepulauan, khususnya Talaga Raya. Pemerintah bahkan menyiapkan opsi penggunaan transportasi laut untuk membawa tenaga medis dan peralatan kesehatan.
“Pelayanan kesehatan harus menjangkau semua wilayah, termasuk daerah kepulauan,” kata Azhari.
Kegiatan ini juga dihadiri unsur TNI, anggota DPRD, serta sejumlah dokter spesialis yang turut mendukung jalannya layanan kesehatan tersebut.













