Hibata.id, Gorontalo – PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Gorontalo terus memperkuat budaya integritas di lingkungan kerja.
Hal itu dilakukan dengan menggelar sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 dan Sistem Manajemen Kepatuhan (SMK) ISO 37301:2021 bagi tenaga alih daya.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Saronde UP Gorontalo pada 8 Mei 2026 itu bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga alih daya mengenai pentingnya integritas, kepatuhan terhadap regulasi, serta upaya pencegahan praktik penyuapan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta memperoleh pemahaman tentang prinsip-prinsip anti penyuapan, penerapan sistem kepatuhan, serta penguatan budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Manager PLN Nusantara Power UP Gorontalo, Hubertus Tri Adi Nugroho, mengatakan seluruh unsur yang terlibat dalam proses bisnis perusahaan memiliki peran penting dalam menjaga budaya integritas, termasuk tenaga alih daya dan mitra kerja.
“Budaya integritas merupakan fondasi penting dalam menjalankan proses bisnis yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Melalui awareness ini, kami berharap seluruh tenaga alih daya dapat memahami serta menerapkan prinsip anti penyuapan dan kepatuhan dalam setiap aktivitas kerja,” kata Adi.
Menurut dia, penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan Sistem Manajemen Kepatuhan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat serta mendukung tata kelola perusahaan yang baik.
PLN Nusantara Power UP Gorontalo secara konsisten mendorong seluruh pekerja dan mitra kerja untuk memahami serta menerapkan nilai-nilai integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Melalui kegiatan ini, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya kepatuhan dan integritas guna mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bersih, profesional, transparan, serta bebas dari praktik penyuapan.












