Hibata.id, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) membuka ruang partisipasi masyarakat dalam proses penentuan nama rumah sakit yang berada di Desa Pimpi, Kecamatan Bintauna.
Sekretaris Daerah Bolmut, Jusnan C. Mokoginta, mengatakan pemerintah daerah masih menghimpun berbagai masukan sebelum menetapkan nama resmi rumah sakit tersebut.
Saat ini, telah muncul dua usulan yang menjadi bahan pertimbangan, yakni RS Inomasa dan RS MT Datunsolang.
“Sudah ada dua nama yang muncul, yaitu RS Inomasa dan RS MT Datunsolang. Namun kami tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan saran,” kata Jusnan saat dihubungi Hibata.id, Rabu (17/6/2026).
Menurut dia, keterlibatan masyarakat penting dalam proses penamaan fasilitas publik yang memiliki nilai strategis bagi daerah.
Karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan keputusan yang diambil nantinya dapat diterima secara luas oleh masyarakat.
Selain dua nama yang telah berkembang di tengah masyarakat, Jusnan mengaku memiliki pandangan pribadi terkait tokoh yang layak diabadikan sebagai nama rumah sakit tersebut.
Ia mengusulkan nama almarhum Drs. H. Hamdan Datunsolang, MM, yang pernah menjabat sebagai Bupati Bolmut periode 2008–2013, untuk dipertimbangkan dalam proses penetapan nama rumah sakit di Bintauna.
“Kalau secara pribadi, saya mengusulkan nama RS Hamdan Datunsolang. Namun tentu keputusan nantinya akan melalui mekanisme dan mempertimbangkan berbagai masukan dari masyarakat,” ujarnya.
Jusnan menegaskan bahwa penamaan rumah sakit tidak hanya berkaitan dengan identitas fasilitas kesehatan, tetapi juga harus memperhatikan aspek sejarah daerah, kontribusi tokoh, dan aspirasi masyarakat.
Menurutnya, nama yang dipilih nantinya diharapkan mampu merepresentasikan nilai-nilai daerah sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Bolaang Mongondow Utara.
Pemkab Bolmut berencana melakukan pembahasan lebih lanjut bersama pihak terkait sebelum menetapkan nama resmi rumah sakit yang saat ini menjadi salah satu fasilitas kesehatan penting bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Bintauna dan sekitarnya.













