Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo menegaskan komitmennya mempercepat peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan peran kepala sekolah sebagai penggerak utama kemajuan satuan pendidikan.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 74 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo yang berlangsung di Bandhayo Lo Yiladia, Jumat, 10 Juli 2026.
Menurut Indra, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah perkembangan sekolah. Mereka bukan hanya pemimpin administrasi, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.
Ia menilai pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari kemajuan infrastruktur, melainkan juga dari kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan melalui pendidikan.
“Pemerintah Kota Gorontalo menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Di tangan para kepala sekolah, masa depan ribuan anak-anak Kota Gorontalo ikut ditentukan,” ujar Indra.
Di hadapan para kepala sekolah yang baru dilantik, Indra mengingatkan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks. Sekolah tidak cukup hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, mampu bekerja sama, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta berkarakter kuat.
Menurutnya, kualitas pendidikan harus mampu menjawab kebutuhan zaman yang terus berkembang.
Untuk mendukung tujuan tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo menghadirkan program Make Up School sebagai salah satu strategi pemerataan mutu pendidikan.
Indra menjelaskan, program tersebut tidak hanya berorientasi pada penataan fisik sekolah, tetapi juga mencakup penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, peningkatan prestasi peserta didik, pembangunan budaya sekolah yang positif, serta penguatan tata kelola pendidikan yang profesional.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin lagi melihat adanya kesenjangan kualitas yang terlalu jauh antar sekolah di Kota Gorontalo.
“Kita tidak ingin lagi ada kesenjangan yang terlalu jauh antara satu sekolah dengan sekolah lainnya. Setiap sekolah harus menjadi pilihan yang membanggakan bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain memperkuat peran kepala sekolah dan guru, Indra juga mengajak orang tua serta seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dalam pembangunan sektor pendidikan.
Menurutnya, keberhasilan mencetak generasi unggul tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah, melainkan membutuhkan kerja sama antara pemerintah, tenaga pendidik, keluarga, dan masyarakat.
Melalui penguatan kepemimpinan kepala sekolah dan pelaksanaan program Make Up School, Pemerintah Kota Gorontalo berharap seluruh satuan pendidikan mampu berkembang menjadi sekolah berkualitas yang melahirkan generasi berdaya saing dan berkarakter.












