Kabar

BPS Ungkap Lonjakan Perjalanan Udara dan Laut di Gorontalo,

×

BPS Ungkap Lonjakan Perjalanan Udara dan Laut di Gorontalo,

Sebarkan artikel ini
Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo/Hibata.id
Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Aktivitas ekonomi di Provinsi Gorontalo menunjukkan tren positif pada Juni 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat lonjakan mobilitas masyarakat melalui transportasi udara, laut, dan penyeberangan.

Hal ini mencerminkan meningkatnya aktivitas perjalanan, perdagangan, serta kegiatan ekonomi di berbagai sektor.

Data BPS menunjukkan jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat mencapai 5.754 orang, meningkat 130,34 persen dibandingkan Mei 2026.

Sementara itu, penumpang yang datang tercatat 4.722 orang atau naik 112,51 persen. Kenaikan tersebut menjadi pertumbuhan tertinggi di antara seluruh moda transportasi selama Juni 2026.

Aktivitas penerbangan juga mengalami peningkatan. Jumlah penumpang yang berangkat melalui Bandara Djalaluddin dan Bandara Panua Pohuwato mencapai 15.179 orang, naik 32,66 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca Juga:  Tak Berkutik, Excavator PETI Bulangita Pohuwato Berakhir di Mapolres

Adapun jumlah penumpang yang datang meningkat 36,86 persen menjadi 15.469 orang.

Seiring meningkatnya jumlah penumpang, frekuensi penerbangan turut bertambah. Selama Juni 2026, jumlah pesawat yang berangkat mencapai 207 penerbangan, sedangkan pesawat yang datang sebanyak 209 penerbangan. Keduanya tumbuh sekitar 13 persen dibandingkan Mei 2026.

Peningkatan mobilitas juga terjadi pada layanan penyeberangan. Penumpang feri yang berangkat tercatat sebanyak 3.628 orang, meningkat 17,83 persen, sedangkan penumpang yang datang mencapai 4.672 orang, atau naik 31,42 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Di sisi lain, sektor logistik masih menunjukkan dinamika berbeda. Volume barang yang dimuat melalui pelabuhan laut turun 20,30 persen, dari 51.455 ton pada Mei menjadi 41.010 ton pada Juni 2026. Kondisi tersebut mengindikasikan aktivitas pengiriman barang belum tumbuh secepat peningkatan mobilitas masyarakat.

Baca Juga:  Mahasiswa UNG Bangun Sistem Data Digital dan Latih Softskill Pemuda Upomela

Meski demikian, aktivitas bongkar barang di pelabuhan masih mencatat pertumbuhan. Sepanjang Juni 2026, volume barang yang dibongkar mencapai 103.021 ton, meningkat 6,85 persen dibandingkan Mei.

Peningkatan ini menunjukkan pasokan barang ke Gorontalo tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung kegiatan usaha.

Pada sektor logistik udara, volume bagasi penumpang mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi. Bagasi muat meningkat 41,29 persen, sedangkan bagasi bongkar naik 50,42 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca Juga:  BRI Cabang Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Pers di Akhir Tahun

Sebaliknya, volume kargo udara mengalami penurunan. Kargo yang dimuat berkurang 23,91 persen, sementara kargo yang dibongkar turun 10,82 persen dibandingkan Mei 2026.

Secara keseluruhan, data BPS Provinsi Gorontalo menggambarkan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat sepanjang Juni 2026 sebagai salah satu indikator menguatnya aktivitas ekonomi daerah.

Meski distribusi barang melalui jalur laut dan udara belum sepenuhnya pulih, meningkatnya arus penumpang menunjukkan permintaan perjalanan dan aktivitas konsumsi masyarakat terus bertumbuh, sehingga menjadi modal positif bagi pemulihan ekonomi Gorontalo pada semester kedua 2026.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel