Kabar

Identitas 2 Peserta Lolos Akpol di Gorontalo Ditutup, Satu Diduga Anak Polisi

×

Identitas 2 Peserta Lolos Akpol di Gorontalo Ditutup, Satu Diduga Anak Polisi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi - Dua Putra Gorontalo Lolos Akpol 2026, Polda: Seleksi Nasional Ketat, Satu Calon Taruni Belum Masuk Kuota/Hibata.id
Ilustrasi - Dua Putra Gorontalo Lolos Akpol 2026, Polda: Seleksi Nasional Ketat, Satu Calon Taruni Belum Masuk Kuota/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo Polda Gorontalo belum membuka identitas lengkap dua peserta yang dinyatakan lolos seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) 2026.

Sikap tersebut memunculkan pertanyaan mengenai transparansi informasi di tengah beredarnya dugaan bahwa salah satu peserta merupakan anak seorang pejabat di kepolisian.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Gorontalo Kombes Pol Marupa Sagala mengatakan, dua peserta asal Gorontalo, yakni Tora Waly Putra Jahi dan Riko Oktara Wahyudi.

Mereka dinyatakan lolos seleksi tingkat pusat dan akan mengikuti pendidikan Akpol 2026.

Sementara satu calon taruni belum masuk dalam daftar peserta yang diterima karena keterbatasan kuota.

Meski telah mengumumkan nama peserta yang lolos, Polda Gorontalo belum bersedia mengungkap profil keduanya.

Baca Juga:  Jadwal Pagi, Datangnya Sore: MBG di Gorontalo Bikin Siswa Bolak-balik

Termasuk asal sekolah, daerah asal, maupun latar belakang keluarga.

Marupa beralasan informasi tersebut merupakan data pribadi sehingga belum dapat dipublikasikan.

“Karena ini orang per orang, individu. Kami rahasiakan alamatnya, kecuali mereka tahu,” katanya.

Namun, penjelasan itu belum menjawab pertanyaan mengenai identitas dasar peserta yang lazim diumumkan dalam hasil seleksi nasional, seperti asal sekolah atau kabupaten/kota.

Informasi tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian kepada publik tanpa harus membuka data pribadi yang bersifat sensitif, seperti alamat rumah atau nomor identitas.

Di sisi lain, beredar informasi bahwa salah satu peserta yang dinyatakan lolos merupakan anak seorang pejabat tinggi kepolisian.

Baca Juga:  THR ASN, TNI dan Polri 2026 Disiapkan, Ini Rincian Komponen yang Diterima

Hingga kini, Polda Gorontalo belum membenarkan maupun membantah informasi tersebut.

Menanggapi hal itu, Marupa hanya menyatakan pihaknya masih akan menelusuri informasi yang berkembang.

“Waduh, nanti kami dalami lagi itu. Yang penting mereka sudah lulus terpilih di pusat,” ujarnya.

Pernyataan tersebut belum menjawab substansi pertanyaan mengenai benar atau tidaknya informasi yang beredar, sehingga ruang spekulasi di masyarakat masih terbuka.

Sebelumnya, Polda Gorontalo mengirim tiga peserta ke seleksi tingkat pusat melalui Panitia Daerah (Panda), terdiri atas dua calon taruna dan satu calon taruni.

“Dari tiga yang berangkat dari Panda Gorontalo, dua taruna dan satu taruni. Yang lulus dua taruna, satu taruni tidak lolos terpilih,” kata Marupa.

Baca Juga:  Pemda Pohuwato Amburadul, Terbitkan Perbup yang Langgar Prosedur

Ia menegaskan seluruh peserta yang dinyatakan lolos telah melewati seleksi nasional yang dilakukan panitia tingkat pusat.

Menurut Marupa, penentuan peserta yang diterima sepenuhnya menjadi kewenangan panitia pusat berdasarkan hasil seleksi dan kuota nasional.

“Yang pasti secara persyaratan, dia sudah terpilih. Memenuhi syarat terpilihnya. Dari hasil pusat itu pasti melalui seleksi yang ketat dari seluruh Indonesia. Mereka yang terpilih mengikuti pendidikan Akpol tahun 2026,” katanya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel