Kabar

Pemkab Tulungagung Luncurkan Tujuh Inovasi DPMPTSP

×

Pemkab Tulungagung Luncurkan Tujuh Inovasi DPMPTSP

Sebarkan artikel ini
Pemkab Tulungagung meluncurkan tujuh inovasi DPMPTSP untuk meningkatkan pelayanan publik. Investasi semester I 2026 mencapai Rp652,2 miliar/Hibata.id
Pemkab Tulungagung meluncurkan tujuh inovasi DPMPTSP untuk meningkatkan pelayanan publik. Investasi semester I 2026 mencapai Rp652,2 miliar/Hibata.id

Hibata.id, Tulungagung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung meluncurkan tujuh inovasi baru Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat iklim investasi daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin meluncurkan tujuh inovasi tersebut di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (24/8/2026).

Pada kesempatan yang sama, Pemkab Tulungagung bersama sejumlah instansi melakukan penandatanganan dan perpanjangan nota kesepahaman (MoU) Mal Pelayanan Publik (MPP).

Ahmad mengatakan inovasi pelayanan tidak boleh berhenti pada agenda peluncuran. Pemerintah daerah, menurut dia, harus memastikan setiap program berjalan dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Baca Juga:  Pesan Gusnar Ismail ke Penambang: Ambil Emasnya, Ikuti Aturannya

“Setiap inovasi harus terus digunakan, dikembangkan, dievaluasi, dan diukur dampaknya,” kata Ahmad.

Ia menilai peningkatan kualitas pelayanan publik dan investasi membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

Karena itu, Pemkab Tulungagung mendorong kolaborasi antarperangkat daerah serta instansi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Ahmad, sinergi tersebut penting agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin mudah, cepat, efektif, dan berkualitas.

Kepala DPMPTSP Tulungagung Imro’atul Mufidah mengatakan tujuh inovasi yang diluncurkan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan mutu pelayanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Petani Gorontalo Merana: NTP Turun Paling Rendah Se-Indonesia Timur

DPMPTSP juga terus memperluas kolaborasi melalui Mal Pelayanan Publik. Saat ini, MPP Tulungagung telah bekerja sama dengan 16 instansi, sedangkan DPMPTSP menjalin sinergi dengan 20 perangkat daerah dan badan usaha milik daerah (BUMD).

Sepanjang semester pertama 2026, MPP Tulungagung mencatat sebanyak 10.285 layanan dari 120 jenis layanan yang tersedia. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan perizinan juga tercatat dalam kategori sangat baik.

Selain peningkatan pelayanan, Pemkab Tulungagung terus mendorong pertumbuhan investasi sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.

Baca Juga:  Inflasi Terkendali, Bank Indonesia Optimistis Ekonomi Gorontalo Menguat di 2026

Hingga semester pertama 2026, realisasi investasi di Kabupaten Tulungagung tercatat sekitar Rp652,2 miliar.

Pemkab Tulungagung berharap tujuh inovasi DPMPTSP tersebut dapat mempercepat pelayanan, memberikan kemudahan kepada masyarakat dan pelaku usaha, serta menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif.

Pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi secara berkala agar setiap inovasi tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel