Hibata.id, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai mematangkan langkah menghadapi agenda pemerintahan dan pembangunan di penghujung 2026.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi meminta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak cepat melakukan konsolidasi sekaligus menyiapkan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026.
Arahan tersebut disampaikan Sofyan saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) bersama para pimpinan OPD di Ruang Dulohupa, Kantor Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Selasa (22/9/2026).
Rapim tidak sekadar menjadi forum koordinasi rutin. Pertemuan itu juga menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan, membahas sejumlah persoalan teknis, serta menyelaraskan langkah antar-OPD agar program pemerintahan berjalan sesuai target.
Sofyan mengatakan koordinasi menjadi salah satu alasan utama Rapim digelar. Ia ingin setiap OPD memiliki pemahaman yang sama terhadap agenda yang harus segera dikerjakan.
“Kita buat Rapim ini pertama untuk koordinasi kegiatan dengan OPD-OPD. Kemudian koordinasi terhadap isu-isu teknis dan sebagainya,” ujar Sofyan.
Selain membahas agenda lintas perangkat daerah, Sofyan memberikan perhatian khusus kepada para pimpinan OPD yang baru menjabat.
Ia meminta mereka tidak menunggu terlalu lama untuk memahami kondisi organisasi masing-masing. Konsolidasi internal, menurut dia, perlu dilakukan sejak awal agar pimpinan baru dapat segera memetakan program, persoalan, serta pekerjaan yang membutuhkan tindak lanjut.
“Intinya untuk mereka cepat melaksanakan konsolidasi internal. Yang kedua, mempersiapkan pelaksanaan APBD Perubahan (APBD-P) tahun 2026,” tegasnya.
APBD Perubahan 2026 Jadi Perhatian
Persiapan APBD Perubahan 2026 menjadi salah satu agenda penting yang dibahas dalam Rapim tersebut.
Sofyan meminta setiap OPD menyiapkan program dan kegiatan secara matang dengan mempertimbangkan kebutuhan di lapangan serta prioritas pembangunan daerah.
Langkah itu mencakup penyelarasan program, penajaman kegiatan, hingga memastikan kebutuhan anggaran memiliki arah penggunaan yang jelas.
Dengan persiapan tersebut, APBD-P 2026 diharapkan tidak berhenti pada perubahan angka dalam dokumen anggaran. Pemerintah daerah ingin penyesuaian program dan anggaran tetap berkaitan dengan kebutuhan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.
OPD Diminta Perkuat Koordinasi
Rapim juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarpimpinan OPD. Pemerintah Kabupaten Gorontalo mendorong setiap perangkat daerah saling menyelaraskan agenda agar persoalan yang muncul di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.
Koordinasi tersebut menjadi penting karena sejumlah program pemerintahan membutuhkan keterlibatan lebih dari satu perangkat daerah.
Melalui konsolidasi internal dan koordinasi lintas OPD, Pemkab Gorontalo menargetkan pelaksanaan agenda pemerintahan dapat berlangsung lebih terarah hingga akhir 2026.
Bagi jajaran OPD, pesan Rapim kali ini cukup jelas: konsolidasi harus segera berjalan dan persiapan APBD Perubahan 2026 tidak boleh dilakukan secara terburu-buru di penghujung proses.












