Kabar

Wali Kota Balikpapan Tekankan Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Berkala

×

Wali Kota Balikpapan Tekankan Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengajak warga rutin memeriksa kesehatan. IDI Balikpapan melayani sekitar 1.200 warga secara gratis/Hibata.id
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengajak warga rutin memeriksa kesehatan. IDI Balikpapan melayani sekitar 1.200 warga secara gratis/Hibata.id

Hibata.id, Balikpapan – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengajak masyarakat membiasakan pemeriksaan kesehatan secara berkala dan segera mencari pertolongan medis ketika mengalami gejala penyakit.

Langkah tersebut penting untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini sekaligus mencegah kondisi berkembang menjadi lebih serius.

Ajakan itu disampaikan Rahmad seusai menghadiri puncak peringatan Hari Dokter Indonesia (HDI) ke-76 yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Balikpapan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Minggu (25/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, IDI Cabang Balikpapan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada sekitar 1.200 warga. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya tenaga medis untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pencegahan penyakit.

Rahmad mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia berharap pelayanan kesehatan gratis dapat mendorong warga yang selama ini enggan memeriksakan kondisi tubuh agar lebih peduli terhadap kesehatannya.

“Warga kita ini kadang takut memeriksa kesehatan. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan seperti ini, ada agenda yang rutin dilakukan sehingga warga bisa memeriksa dan mendeteksi sejak dini gejala-gejala yang terjadi,” ujarnya.

Baca Juga:  Ribuan Petani Padi di Pohuwato Terancam Gagal Panen, Ini Respons Kadis Pertanian

Menurut Rahmad, kekhawatiran terhadap biaya pemeriksaan dan prosedur rujukan terkadang membuat masyarakat menunda pemeriksaan kesehatan.

Karena itu, layanan pemeriksaan gratis dapat membantu warga mengetahui kondisi kesehatan lebih awal dan memperoleh arahan mengenai penanganan yang diperlukan.

“Kalau langsung ke rumah sakit, mungkin berpikir biayanya mahal atau harus mengambil rujukan. Kalau di sini bisa dideteksi, ini sangat membantu masyarakat,” katanya.

Pemkot Balikpapan Dorong Pencegahan Penyakit

Rahmad menegaskan bahwa peningkatan derajat kesehatan masyarakat membutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah, tenaga medis, organisasi profesi, dan masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap sejumlah persoalan kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit diare, serta perlunya memperkuat imunisasi untuk mencegah penyakit yang dapat dihindari melalui vaksinasi.

Menurut dia, edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat mampu mengenali gejala awal penyakit, menerapkan pola hidup sehat, dan segera mencari pertolongan medis ketika diperlukan.

Selain pemeriksaan rutin, Rahmad meminta warga menjaga keseimbangan pola makan dan tidak mengonsumsi makanan secara berlebihan.

“Pesan saya kepada warga, mari kita biasakan hidup sehat. Pantangan bukan berarti semua makanan dilarang. Boleh makan soto, boleh makan daging, tetapi jangan berlebihan,” tuturnya.

Baca Juga:  Ketua Syarikat Islam Sulut Ajak Warga Maknai Ramadhan sebagai Momentum Penguatan Iman

Ia menambahkan, kesadaran individu menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan. Kebiasaan hidup sehat perlu dimulai dari lingkungan keluarga dan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

“Yang menjamin kesehatan kita adalah kita sendiri,” tegasnya.

Pemkot Siapkan Dukungan Pendidikan Dokter Spesialis

Pada peringatan Hari Dokter Indonesia ke-76, Rahmad juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, salah satunya melalui penguatan sumber daya manusia di bidang kedokteran.

Pemkot Balikpapan mengalokasikan anggaran beasiswa pendidikan dokter spesialis anestesi mulai tahun akademik 2026 melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Program tersebut diharapkan membantu meningkatkan ketersediaan dokter spesialis dan memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Rahmad juga mengapresiasi para dokter yang terus menjalankan tugas pelayanan medis, termasuk melalui kegiatan kemanusiaan ketika terjadi bencana. Menurut dia, pengabdian tenaga medis berperan penting dalam membantu masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi darurat.

Hari Dokter Indonesia Perkuat Pengabdian

Puncak peringatan Hari Dokter Indonesia ke-76 mengusung tema “IDI Berkemajuan, Berbakti untuk Bangsa”. Kegiatan tersebut diisi dengan senam bersama, pelayanan kesehatan gratis, dan diskusi edukatif bagi masyarakat.

Baca Juga:  Pani Gold Mine Hormati Aspirasi Warga, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Lingkungan

Dalam kesempatan itu, Rahmad bersama Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo dan Ketua IDI Cabang Balikpapan Andi Sri Juliarty menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah dokter berprestasi di Balikpapan.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para dokter dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.

Rahmad berharap peringatan Hari Dokter Indonesia tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada IDI Cabang Balikpapan yang terus menyelenggarakan kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan bagi warga.

“Terima kasih kepada IDI Kota Balikpapan yang melakukan kegiatan peduli seperti kegiatan sosial ini. Tentunya ini bisa membantu masyarakat untuk mendeteksi penyakit lebih awal,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkot Balikpapan berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala. Upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hidup warga.