Olahraga

GHM 2026 Bukan Sekadar Adu Pace, Ada Peluang Cuan buat UMKM Lokal

×

GHM 2026 Bukan Sekadar Adu Pace, Ada Peluang Cuan buat UMKM Lokal

Sebarkan artikel ini
GHM Creative Expo 2026 membuka pendaftaran tenant UMKM kuliner Gorontalo pada 3-10 November untuk memasarkan produk kepada peserta dan pengunjung/Hibata.id
GHM Creative Expo 2026 membuka pendaftaran tenant UMKM kuliner Gorontalo pada 3-10 November untuk memasarkan produk kepada peserta dan pengunjung/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Ribuan langkah peserta Gorontalo Half Marathon (GHM) 2026
diharapkan tidak hanya menghidupkan suasana olahraga, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Melalui GHM Creative Expo 2026, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal mendapat kesempatan memasarkan produk kuliner kepada peserta dan pengunjung dari berbagai daerah.

Peluang tersebut dibuka melalui pendaftaran tenant atau peserta stan yang berlangsung pada 3-10 November 2026. Sementara itu, GHM Creative Expo dijadwalkan berlangsung pada 3-6 Desember 2026.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe mengatakan, penyelenggaraan GHM harus memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi sektor olahraga, tetapi juga pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menurut dia, kegiatan berskala besar seperti GHM dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi. Salah satunya dengan memberikan kesempatan kepada UMKM memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulan mereka.

Baca Juga:  Inggris Bukan Sekadar Penantang, Argentina Terancam ke Final

Melalui Creative Expo, pelaku usaha lokal berpeluang menjangkau konsumen yang lebih luas. Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Gorontalo kepada masyarakat luar daerah.

Dampak ekonomi penyelenggaraan GHM diharapkan tidak berhenti pada aktivitas jual beli di area pameran.

Pergerakan peserta dan pengunjung juga berpotensi mendorong aktivitas usaha di sektor transportasi, penginapan, perdagangan, kuliner, hingga berbagai jasa lainnya.

Konsep sport tourism yang diusung melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu menghubungkan olahraga dengan potensi ekonomi daerah.

Baca Juga:  Liverpool Tumbang di Anfield, Nottingham Forest Curi Kemenangan 1-0

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut mengambil bagian sebagai pelaku usaha yang memperoleh manfaat dari penyelenggaraan acara.

Panitia membuka kesempatan tenant secara khusus bagi pelaku usaha kuliner makanan dan minuman, dengan pengecualian produk kopi.

Calon peserta diwajibkan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Produk yang ditawarkan juga harus memenuhi persyaratan keamanan pangan, higienis, dan halal.

Selain persyaratan administrasi, calon tenant harus bersedia mengikuti pertemuan teknis (technical meeting) serta mematuhi seluruh ketentuan penyelenggaraan acara.

Peserta juga diwajibkan menyerahkan sampel produk kepada panitia pada 18 November 2026 dan memiliki rekening Bank Mandiri.

Pendaftaran tenant dapat dilakukan melalui tautan https://s.id/Openbooth_GHMCreativeEkspo. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi Nurlaila Lamatenggo melalui WhatsApp 0815-4349-2403.

Baca Juga:  Brasil vs Jepang: Prediksi Skor Dipastikan Membuat Pendukung Samba Berdebar

Sultan berharap keterlibatan UMKM dalam GHM Creative Expo dapat memperkuat hubungan antara olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Dengan keterlibatan tersebut, manfaat penyelenggaraan GHM diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama pelaku usaha lokal.

Lebih dari sekadar tempat berjualan, Creative Expo diharapkan menjadi ruang promosi bagi produk kuliner dan kreativitas masyarakat Gorontalo.

Momentum kedatangan peserta dari luar daerah pun dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi lokal sekaligus membuka peluang pasar baru.

Melalui kegiatan ini, GHM 2026 diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan melalui kompetisi olahraga, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Gorontalo.