Berita

Kesan Buruk Penonton Konser Kotak, Rokok Ditahan Panitia Malah Merokok

×

Kesan Buruk Penonton Konser Kotak, Rokok Ditahan Panitia Malah Merokok

Sebarkan artikel ini
Kesan Buruk Penonton Konser Kotak, Rokok Ditahan Panitia Malah Merokok/Hibata.id
Kesan Buruk Penonton Konser Kotak, Rokok Ditahan Panitia Malah Merokok/Hibata.id

Hibata.id – Pengunjung konser band Kotak di Gelora Nani Wartabone, Gorontalo, mengungkapkan rasa kecewa mereka terhadap kebijakan panitia yang dinilai tidak adil terkait barang bawaan.

Baca Juga: Konser KPU dan Bawaslu di Gorontalo Menuai Sorotan Pedas

Sejumlah pengunjung mengeluhkan larangan membawa rokok dan korek api ke dalam area konser. Sementara panitia justru terlihat merokok di dalam lokasi acara.

Baca Juga:  Ditlantas Polda Gorontalo Berbagi Takjil untuk Pengendara di Bulan Ramadhan

Baca Juga: Penggunaan Anggaran KPU dan Bawaslu, Antara Hiburan dan Pendidikan Politik

Insiden ini terjadi pada Sabtu, 12 Oktober 2024, pukul 14.00 WITA, di tengah rangkaian acara Apel Siaga dan Gebyar Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah 2024 di Stadion Merdeka.

Panitia memeriksa tas pengunjung dan meminta mereka untuk menyimpan rokok di kendaraan atau memasukkan barang tersebut ke kantong plastik yang disediakan.

Baca Juga:  Hancurkan Perekonomian, Badko HMI Sulut-Go Tolak Kenaikan PPN 12%

Namun, keluhan muncul ketika pengunjung mempertanyakan bagaimana cara mengambil kembali barang-barang yang ditahan.

Baca Juga: Konser Kotak yang Dilaksanakan Bawaslu Gorontalo Bakal Diguyur Hujan

“Panitia menolak bertanggung jawab karena rokok dan barang lainnya sudah tercampur dengan milik pengunjung lain,” kata salah seorang pengunjung yang enggan disebutkan namanya.

Heru, salah satu penonton, menceritakan bahwa saat pemeriksaan ia hanya diminta menyerahkan korek api.

Baca Juga:  Integritas dan Pelayanan Prima, Polda Gorontalo Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

Namun, di dalam area konser, ia menyaksikan sejumlah panitia justru merokok.

“Di luar dilarang, di dalam panitia malah merokok,” ujarnya.

Konser yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pilkada ini menjadi sorotan bukan hanya karena penampilan Kotak, tetapi juga karena ketidakjelasan aturan yang membuat pengunjung merasa kecewa.