Boalemo

Wabup Boalemo Minta Aparat Desa Jemput Bola, Jangan Sampai Anak Miskin Gagal Sekolah

×

Wabup Boalemo Minta Aparat Desa Jemput Bola, Jangan Sampai Anak Miskin Gagal Sekolah

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali saat memberikan pembinaan kepada aparat desa se-Kecamatan Paguyaman Pantai, Jumat, 5 Juni 2026. (Foto: Humas)
Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali saat memberikan pembinaan kepada aparat desa se-Kecamatan Paguyaman Pantai, Jumat, 5 Juni 2026. (Foto: Humas)

Hibata.id – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, meminta seluruh aparat desa di Kecamatan Paguyaman Pantai tidak sekadar menunggu laporan dari masyarakat, tetapi aktif turun langsung mendampingi keluarga kurang mampu agar anak-anak mereka dapat mengakses pendidikan melalui Program Sekolah Rakyat.

Pesan tersebut disampaikan Lahmuddin saat memberikan pembinaan kepada aparat desa se-Kecamatan Paguyaman Pantai, Jumat, 5 Juni 2026.

Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran strategis dalam memastikan program pendidikan yang disiapkan pemerintah benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2.

“Aparat desa harus hadir di tengah masyarakat, mendampingi dan meyakinkan orang tua agar anak-anak mereka dapat memanfaatkan Program Sekolah Rakyat. Ini adalah kesempatan besar bagi keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar Lahmuddin.

Baca Juga:  Pemkab Boalemo Hadiri Pembukaan Gebyar Ramadhan KKD di Desa Pentadu Timur

Ia menegaskan, Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Melalui program tersebut, peserta didik akan mendapatkan dukungan fasilitas pendidikan yang telah disiapkan pemerintah.

Karena itu, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kemampuan aparat desa menyampaikan informasi secara utuh dan tepat kepada masyarakat.

“Jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan bersekolah hanya karena keluarganya tidak mengetahui adanya program ini,” katanya.

Selain menyoroti sektor pendidikan, Lahmuddin juga mengingatkan pentingnya peran aparat desa sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat. Menurut dia, berbagai program pembangunan yang sedang maupun akan dilaksanakan harus diketahui warga agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.

Baca Juga:  Bupati Boalemo Libatkan Kader Posyandu Jangkau Calon Siswa Sekolah Rakyat

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, Kabupaten Boalemo, kata Lahmuddin, masih memperoleh dukungan dari pemerintah pusat melalui sejumlah program strategis yang berpotensi mendorong percepatan pembangunan daerah.

Karena itu, aparat desa diminta menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan berbagai program tersebut kepada masyarakat.

“Informasi pemerintah harus sampai kepada masyarakat. Aparat desa harus menjadi jembatan yang baik antara pemerintah dan warga, termasuk dalam menyampaikan program-program strategis yang akan membawa manfaat bagi daerah dan masyarakat Boalemo,” tegasnya.

Baca Juga:  Pasar Murah Rachmat Gobel Diserbu Warga Boalemo, Begini kata Bupati Rum Pagau

Menutup arahannya, Lahmuddin mengajak seluruh aparat desa memperkuat kolaborasi dalam mendukung program pemerintah sekaligus memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari berbagai peluang pembangunan yang tersedia.

“Mari kita pastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal. Semua harus mendapat kesempatan yang sama untuk merasakan manfaat pembangunan, termasuk akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak Boalemo,” pungkasnya.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Boalemo memperluas akses pendidikan dan memastikan setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel